Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melemah di 5.900, IHSG Jauhi Rekor Barunya

Fakhri Rezy , Jurnalis-Rabu, 11 Oktober 2017 |09:16 WIB
Melemah di 5.900, IHSG Jauhi Rekor Barunya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Bursa saham Indonesia mengawali pagi ini di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 5,03 poin atau 0,09% ke 5.900,73.

IHSG dibuka dengan 15 saham menguat, 16 saham melemah, dan 13 saham stagnan. Mengawali perdagangan, transaksi perdagangan tercatat mencapai Rp19,65 miliar dari 6,23 juta lembar saham diperdagangkan.

 Baca juga: Batal Cetak Rekor, IHSG Malah Melemah ke 5.905

Indeks LQ45 turun 2,58 poin atau 0,26% ke 980,48, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 2,88 poin atau 0,39% ke 733,18, indeks IDX30 turun 1,57 poin atau 0,29% ke 524,97 dan indeks MNC36 turun 0,89 poin atau 0,26% ke 335,21.

Dari 10 sektor pendukung IHSG,terdapat 6 sektor menguat dan 4 sektor melemah. Sektor infrastruktur melemah paling dalam hingga 0,77%, sedangkan sektor aneka industri memimpin penguatan hingga 0,13%.

 Baca juga: Belum Sempat Cetak Rekor, Profit Taking Serang IHSG ke 5.913

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik 40 poin atau 1,99% ke Rp2.050, saham PT PP Properti Tbk (PPRO) naik Rp3 atau 1,52% ke Rp200, dan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp15 atau 1,07% ke Rp1.420.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) turun Rp25 atau 4,76% ke Rp500, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) turun Rp6 atau 1,65% ke Rp356, dan saham PT Nusantara Infrastruktur Tbk (META) turun Rp3 atau 1,55% ke Rp190.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement