Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usai Anjlok, IHSG Kembali Bangkit ke 5.886

Fakhri Rezy , Jurnalis-Kamis, 12 Oktober 2017 |09:09 WIB
Usai Anjlok, IHSG Kembali Bangkit ke 5.886
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Bursa saham Indonesia pagi ini balik arah, usai mengalami kejatuhan pada perdagangan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 3,64 poin atau 0,06% ke 5.886,43.

IHSG dibuka dengan 18 saham menguat, 10 saham melemah, dan 17 saham stagnan. Mengawali hari ini, transaksi perdagangan tercatat Rp21,13 miliar dari 5,88 juta lembar saham diperdagangkan.

 Baca juga: Sektor Infrastruktur "Ambruk", IHSG Terjun ke 5.882

Indeks LQ45 naik 0,48 poin atau 0,05% menjadi 977,43, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,08 poin atau 0,01% ke 729,63, indeks IDX30 naik 0,29 poin atau 0,05% ke 533,34 dan indeks MNC36 turun 0,09 poin atau 0,03% ke 334,68.

 Baca juga: Melemah di 5.900, IHSG Jauhi Rekor Barunya

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, dengan sektor pertambangan menguat paling tinggi yaitu 0,44%. Sedangkan, sektor infrastruktur turun paling dalam ke 0,23%.

 Baca juga: Sektor Infrastruktur Anjlok 2,2%, IHSG Jeblok 44 Poin

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain Saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik Rp10 atau 1,64% ke Rp620, saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik Rp25 atau 1,33% ke Rp1.905, dan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik Rp75 atau 1,23% ke Rp6.150.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain Saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp150 atau 2,07% ke Rp7.100, saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) turun Rp20 atau 0,98% ke Rp2.020, dan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp75 atau 0,72% ke Rp10.375.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement