Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street Makin Kokoh, Bursa Eropa Malah Keok

Antara , Jurnalis-Jum'at, 20 Oktober 2017 |08:01 WIB
Wall Street Makin Kokoh, Bursa Eropa Malah Keok
Ilustrasi: Reuters
A
A
A

LONDON - Pasar saham di Eropa ditutup tertekan pada perdagangan waktu setempat. Beberapa saham unggulan berakhir melemah.

Saham-saham di Inggris ditutup melemah pada penutupan waktu setempat, dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,26 % atau 19,83 poin ke 7.523,04 poin.

Saham Smurfit Kappa Group melonjak 3,61 %, atau peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips. Diikuti oleh saham Randgold Resources dan Fresnillo yang masing-masing naik 1,77 % dan 1,21 %.

Sementara itu, perusahaan barang konsumsi multinasional Unilever mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 5,49 %. Diikuti oleh saham perusahaan periklanan multinasional Inggris, WPP yang merosot 2,98 % serta Coca-Cola HBC, perusahaan pembotolan terkemuka Coca-Cola Company turun 2,04 %.

Sementara itu, saham-saham di Jerman ditutup lebih rendah dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 52,93 poin atau 0,41 % ke 12.990,10 poin.

Baca juga: Jerome Powell Kandidat Kuat Pimpin The Fed, Wall Street Langsung Menguat

Deutsche Boerse, operator pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas, mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya merosot 2,06 %. Diikuti oleh saham produsen otomotif BMW dan spesialis ban Continental, yang masing-masing turun 1,61 % dan 1,47 %.

Di sisi lain, penyedia peralatan cuci ginjal Fresenius Medical mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan kenaikan saham 0,35 %. Diikuti oleh saham grup energi RWE dan perusahaan reasuransi Munich Re, yang masing-masing naik 0,33 % dan 0,32 %.

Perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman, SAP, merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 436,20 juta euro (516,19 juta dolar AS). Sedangkan saham-saham Prancis juga kompak melemah, dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,29 % atau 15,52 poin ke 5.368,29 poin.

Peritel internasional Carrefour meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips dengan sahamnya melonjak 3,42 %. Diikuti oleh saham produsen minuman destilasi Prancis, Pernod Ricard yang bertambah 3,36 % serta ahli manajemen energi internasional Prancis, Engie naik 1,37 %.

Sementara itu, raksasa komunikasi internasional Prancis, Publicis mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulkan dengan sahamnya jatuh 6,58 %. Diikuti oleh saham produsen peralatan mobil Prancis, Valeo, yang merosot 3,15 %, dan produsen mobil Prancis, Renault, kehilangan 1,91 %.

Selanjutnya Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada Kamis (19/10), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 0,74 % atau 75,9 poin, menjadi 10.197,50 poin.

Jaringan hotel Melia Hotels mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,87 %. Diikuti oleh saham perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial, dan bank terbesar keempat Spanyol, Banc Sabadell, yang masing-masing turun 2,36 % dan 1,68 %.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya maju 1,73 %. Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur ACS dan perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal, yang masing-masing naik 1,19 % dan 0,96 %.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement