JAKARTA - Siapa bilang sampah daur ulang tidak menghasilkan uang. Dari lulusan Ekonomi ke miliarder Australia, Anthony Pratt telah menjadi pemimpin dalam industri kemasan melalui pengetahuan, usaha dan kerja kerasnya mendaur ulang sampah yang luar biasa.
Lahir pada tahun 1960, Anthony Pratt menjabat sebagai ketua global untuk Pratt atau Visy Industries, salah satu bisnis kertas, kemasan dan daur ulang milik swasta terbesar di dunia. Ayahnya, Richard Pratt, adalah seorang pemimpin di industri manufaktur, dan juga presiden Carlton Football Club, dan ibunya, Jeanne Pratt AC, adalah seorang dermawan.
Pratt menyelesaikan gelar Bachelor of Economics pada 1983 dari Monash University, setelah itu dia bergabung dengan McKinsey & Co, sebuah firma konsultan. Dia menjadi general manager gabungan di Visy Board of Visy. Pada 1988, dia bergabung dengan Pratt Industries sebagai Deputy Chairman, dan mengambil alih jabatan sebagai CEO dan Chairman perusahaan, setelah kematian ayahnya di 2009.
Baca Juga: RAHASIA SUKSES: Berkat Hermes, Bertrand Puech Masuk Daftar Miliarder Prancis
Pada 1991, Anthony memasuki Amerika Serikat untuk memperluas perusahaannya di sana. Namun, perjalanan bisnisnya di Amerika tidaklah mulus. Di sana dia perusahaannya memperoleh banyak tantangan. Meski begitu, dia mampu bertahan dan mengembangkan pendapatan serta penjualan perusahaan.