nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saham Amazon Gagal Bawa Wall Street Menguat

ant, Jurnalis · Selasa 28 November 2017 07:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 28 278 1821709 saham-amazon-gagal-bawa-wall-street-menguat-RPgl6ODPlZ.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

NEW YORK - Indeks-indeks utama Wall Street berakhir sedikit menurun pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Wall Street turun moderat dari rekor tertinggi yang dicapai selama sesi tersebut. Naiknya saham Amazon belum mampu membawa bursa saham AS ke zona hijau. Sebab, keuntungan Amazon harus tertutup kerugian sejumlah saham perusahaan energi.

Di sisi lain, para investor juga mencerna data ekonomi kuat, yang menunjukkan penjualan rumah keluarga tunggal AS secara tak terduga naik pada Oktober ke level tertinggi 10 tahun, di tengah permintaan yang kuat di seluruh negeri. Prospek penurunan pajak perusahaan, juga telah menguasai para pengamat pasar, yang berharap reformasi semacam itu akan terus mendorong pembentukan rekor-rekor baru di pasar ekuitas.

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 22,79 poin atau 0,1% menjadi 23.580,78 poin, indeks S&P 500 ditutup turun tipis satu poin atau 0,04% menjadi 2.601,42 poin dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 10,64 poin atau 0,15% menjadi berakhir di 6.878,52 poin.

Baca Juga: Black Friday, Wall Street Dibuka Tancap Gas

Para investor juga mengamati sidang Komite Senat Perbankan AS, untuk mengkonfirmasi pencalonan Jerome Powell menggantikan Janet Yellen sebagai Ketua Federal Reserve AS.

Saham peritel daring (online) Amazon naik 0,8% karena para konsumen mencari promosi daring "Cyber Monday" menyusul "Black Friday" memulai musim belanja liburan. Amazon memimpin indeks ritel S&P 500 menguat 0,6%. Saham Gap naik 1,2% dan pemilik Victoria's Secret, L Brands, meningkat 4,1%.

Energi merupakan sektor utama dengan kinerja terburuk, turun 1%. Minyak mentah AS merosot dari level tertinggi dua tahun, karena prospek pasokan dan ketidakpastian yang lebih tinggi mengenai tekad Rusia untuk bergabung dalam memperpanjang pemangkasan produksi menjelang pertemuan OPEC minggu ini.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Mixed, Investor Pantau Keputusan The Fed

Saham perusahaan minyak terkemuka Chevron dan Exxon masing-masing turun 0,8% dan 0,4%. Saham-saham pembuat chip juga mengalami penurunan. Micron Technology merosot 3,3% dan Nvidia tergelincir 1,3%, dengan indeks semikonduktor Philadelphia berkurang 2,3%.

Penurunan tersebut menyusul kemerosotan 5,0% saham Samsung Electronics di perdagangan Asia, setelah Morgan Stanley menurunkan peringkat saham tersebut, dengan alasan kekhawatiran bahwa booming chip memori kemungkinan akan segera mencapai puncaknya.

Sekitar 5,7 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian 6,4 miliar selama 20 sesi terakhir.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini