Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harbolnas 2017, Menkominfo: Jangan Sampai Disusupi Player Nakal

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 12 Desember 2017 |18:27 WIB
Harbolnas 2017, Menkominfo: Jangan Sampai Disusupi <i>Player</i> Nakal
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Tepat pada hari ini 12 Desember 2017, para e-commecerce memberikan diskon Akbar tahunan yang bertajuk Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Beberapa situs belanja online menawarkan promo potongan harga besar-besaran dalam event ini.

Akan tetapi, perayaan Harbolnas ini tidak selamanya berjalan dengan lancar. Karena saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai mengeluhkan diskon palsu yang muncul di layanan e-commerce pada perayaan Harbolnas ini.

Diskon palsu yang ditawarkan pun banyak bentuknya. Dari mulai menaikan harga terlebih dahulu, hingga melampirkan disko harga jual setelah diskon muncul.

Baca juga: Harbolnas 2017 Diwarnai Diskon Palsu, Lazada: Kita Selidiki Terus

Menanggapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berpesan kepada penyelenggara untuk tidak melulu mengejar jumlah players saja. Dirinya pun meminta untuk memperhatikan perlindungan dan kepuasan konsumen.

Menurutnya, kepuasan pelanggan akan menjadi kunci perkembangan online shop di masa mendatang. Pasalnya, kepuasan terhadap pelanggan akan mempengaruhi kredibilitas terhadap situs belanja online secara keseluruhan.

"Yang lebih penting adalah peserta harbolnasnya di sana harus disaring kenapa jangan sampai menyusup. Tiba-tiba ada Players baru, terus malah dimanfaatkan barangnya, enggak dikirim uangnya sudah ditransfer misalnya," ujarnya saat ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (12/12/21017)

Di samping itu, Rudiantara mengatakan pemerintah akan terus mengawasi hal-hal yang bisa membuat negatif dari Industri e-commerce dari kejauhan. Sehingga, dalam perjalanannya tidak adalah lagi masyarakat yang merasa tertipu oleh oknum situs belanja online.

Baca juga: Diskon Palsu di Harbolnas 2017, Panitia: Seller Nakal Akan Langsung Deactivated

"Yang demikian pemerintah memperhatikan hal ini agar jangan menjadi negatif kepada perkembangan e-commerce. Apalagi sekarang kan institusi sekarang kan gampang bikin kantor bikin akte notaris selesai," jelasnya.

Meskipun begitu lanjut Rudiantara, pihaknya mengapresiasi langkah penyelenggaraan harbolnas pada tahun ini. Karena meskipun hanya berlangsung satu hari, event harbolnas ini menjadi ajang yang pas untuk promosi barang maupun brand dari e-commerce tersebut.

"Kalau masalah hari itu kan teman-teman players yang melakukan. Mau satu hari dua hari tiga hari terserah teman-teman kalau menurut saya . Karena kan kalau panjang juga ongkos diskonnya lebih panjang lagi yang harus disiapkan. Tapi kan ini bagian dari promosi mempromosikan belanja daring," tukas dia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement