Dalam sebuah wawancara dengan MIT Technology Review pada tahun 2007, Williams menelpon Twitter yang saat itu berbasis di San Francisco dan memiliki kantor di New York City, Boston, San Antonio dan Detroit “no brainer” untuk “social animal.” “Orang seperti orang lain,” katanya.
“Jadi, dengarkan mereka dan Anda juga bisa mengekspresikan diri Anda pada orang yang Anda sayangi dengan cara yang sangat sederhana, menyenangkan dan itu bisa menjadi candu.” Williams juga baru-baru ini berbagi sentimennya dalam sebuah wawancara pada bulan September 2013 dengan Wired.com yang menyatakan, “Kami sering berpikir tentang internet yang memungkinkan Anda melakukan hal yang sama seperti yang selalu mereka lakukan.
” Dia kemudian menambahkan, “Kemudahan di internet pada dasarnya dirai oleh dua hal yaitu kecepatan dan kemudahan kognitif. Internet bukan seperti yang saya pikir berusia 20 tahun yang lalu. Ini bukan dunia utopia. Ini pada dasarnya seperti banyak hal lain. Revolusi teknologi besar yang telah terjadi dalam sejarah dunia.”
Baca juga: RAHASIA SUKSES: Dari Broker Kecil, Michael Poutre Jadi Miliarder Berkat Bitcoin
Twitter menjadi platform yang hebat bagi mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama dan John McCain pada tahun 2008 dengan kedua politisi menggunakan situs web tersebut untuk memperbarui pendukung mereka saat berada di jalur kampanye. Situs tersebut menjadi terkenal secara internasional selama pemilihan presiden 2009 di Iran, setelah pemerintah Iran memblokir pesan teks dan umpan satelit untuk liputan berita asing dan tweeting kemudian menjadi cara untuk mendapatkan informasi masuk dan keluar.
Pada tanggal 25 September 2012, Williams dan Stone menciptakan sebuah platform penerbitan baru yang disebut dengan Medium, sebuah situs sederhana yang didukung oleh Obvioius Corp di mana para blogger dapat berbagi gagasan dan cerita lebih dari 140 karakter, situs ini juga memungkinkan adanya grafis. Sekarang ini Williams sedang fokus dengan usaha barunya tersebut.
Twitter Inc. memulai go public pada November 2013, tercatat TWTR saat pasar saham dibuka di New York City. Menurut Komisi Bursa Efek Oktober 2013, saham Williams yang 12% itu memiliki nilai sebesar USD1,5 miliar saat situs tersebut go public. Williams tinggal di San Francisco bersama istrinya, Sara dan juga kedua putranya. Kekayaan bersih yang dia miliki sekarang sebesar USD1,72 miliar menurut yang tercatat dari Forbes. (ljs)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.