6. Saldo Minimum Multi Trip Turun
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan inovasi di awal tahun 2018. Di antaranya, dengan menurunkan saldo minimum bagi pengguna Kartu Multi Trip dari sebelumnya Rp13.000 menjadi Rp5.000 dan penyelaras tarif. Direktur Utama PT KCI Muhammad Nurul Fadhila menerangkan bahwa inovasi yang akan dilakukan di awal tahun, yakni menyelenggarakan penyelarasan tarif atau fare adjustment. Fare adjustment merupakan mekanisme dalam sistem tiket elektronik yang bekerja dengan prinsip selaras. Di mana, tarif yang dikenakan pada pengguna sesuai dengan jarak tempuh yang dilalui. Misalnya, selama ini jika pengguna KRL dengan Tiket Harian Berjamin (THB) turun di stasiun tujuannya (menempuh jarak lebih jauh dari tarif yang sudah dia bayar di loket atau vending machines), maka akan dikenakan penalti atau denda sebesar Rp10.000 yang diambil dari biaya jaminan kartu, “Mekanisme penalti ini tidak berlaku lagi,” tegas Fadhila.
7. Dikucurkan Dana oleh Jepang
Plt Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Umiyatun Hayati mengatakan bahwa pembangunan Kereta Rel Listrik lintas Cikarang-Bekasi yang telah diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menelan biaya sebesar Rp2,3 triliun. Anggaran itu didapatkan dari hasil kerja sama dengan pemerintah Jepang, yakni Jepang Internasional Cooporation Agency (JICA). Ini hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang melalui kontrak Paket B1 untuk pekerjaan elektrifikasi lintas Bekasi–Cikarang yang ditandatangani pada tahun 2012, dengan nilai kontrak sebesar Rp2,3 triliun," ungkapnya di Stasiun Bekasi Timur, Sabtu (7/10/2017).
8. Total Penumpang Tahun 2017 Melebihi Target
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat sepanjang 2017 mampu melayani 315.811.848 penumpang. Jumlah tersebut melampaui target penumpang di tahun 2017, yaitu sebanyak 292.340.798. "Kita mampu melayani 315 juta penumpanng. Ini 108% dari target program penumpang di 2017 atau meningkat 12,5% realisasi volume pengguna tahun 2016,"ujar Direktur Utama PT KCI Muhammad Nurul Fadhila, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (4/1/2018). Kenaikan volume penumpang disebabkan beberapa faktor, pasalnya PT KCI telah melakukan berbagai inovasi serta modernisasi layanan KRL Commuter Line. Adapun inovasi tersebut dari penambahan rangkaian kereta, hingga merampungkan pembangunan infrastruktur fasilitas pelayanan di beberapa stasiun.
9. Geber Sederet Fasilitas untuk Tambahnya Volume Penumpang
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menargetkan jumlah penumpang yang akan terlayani di tahun 2018, yakni mencapai 320.026.523. jumlah itu lebih besar dari capaian penumpang terlayani selama tahun 2017, yakni 315.811.848. Direktur Utama PT KCI Muhammad Nurul Fadhila mengatakan bahwa setelah melakukan berbagai inovasi sepanjang tahun 2017, KCI akan melanjutkan berbagai inovasi guna melayani pengguna jasa yang jumlahnya semakin hari semakin meningkat. Adapun inovasi yang akan dilakukan, antara lain penambahan jumlah rangkaian kereta hingga mencapai 26 rangkaian, modernisasi sistem e-ticketing, penambahan 200 vending machines, 200 gate yang tersebar di seluruh stasiun, hingga merampungkan beberapa underpass dan jembatan penyeberangan orang di beberapa stasiun.
(Dani Jumadil Akhir)