Banyak Pilot Ngangur, Menhub: Sekolah Penerbang Jangan Hanya Cari Duit

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 24 Januari 2018 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 24 320 1849622 banyak-pilot-ngangur-menhub-sekolah-penerbang-jangan-hanya-cari-duit-8qB0UuhYuv.jpg Ilustrasi Pilot. (Foto: ANT)

JAKARTA - Banyak lulusan pilot saat ini belum memiliki pekerjaan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat masih ada 1.000 pilot yang belum mendapat pekerjaan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, masing-masing sekolah pilot harusnya bertanggung jawab terhadap lulusannya. Ketika belum bekerja, maka sekolah tersebut bisa menambah pendidikan dirgantara dan teknik menerbangkan pesawatnya.

"Kalian (sekolah pesawat) jangan hanya cari duit. Kasian bayarnya mahal, kasian orangtuanya. Jadi sewaktu waktu lihat dan harus bertanggung jawab," tuturnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Baca Juga: 600 Pilot Menganggur, Menhub Tutup 2 Sekolah Penerbangan karena Tidak Berkualitas

Karena masalah ini, pemerintah pun memutuskan untuk menertibkan sekolah pilot yang ada. Dari 20 sekolah, sudah dua sekolah ditutup dan satu akan menyusul. Selain itu, 17 sekolah yang ada, disarankan untuk merger.

"Supaya, sekarang ada kalau masing-masing lulusan 50 ada 900 pilot, sementara penerbangan kita tumbuhnya hanya 5%, penumpang 7%. Artinya sangat kecil peluangnnya," jelas dia.

Baca Juga: Banyak Pilot Menganggur karena Kualitas Rendah

Melalui pembatasan jumlah sekolah, maka rekrutan pilot lebih maksimal. Seperti lulusan kemarin, sebanyak 1.000 pilot sudah disaring 600 orang dan sudah dilakukan test, sehingga jumlahnya menjadi 300.

"Jadi kita akan lebih didik lagi dari 300 ini. Kalau ada 200 yang terbaik kita akan beri ruang kepada mereka. Sebagian bisa diterima penerbangan dan sebagain bisa menjadi cadangan yang sudah terdaftar. Jadi tetap diberikan kesempatan terbang 1,2 kali," tuturnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini