Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Naik ke Level Tertinggi sejak 2016

Antara , Jurnalis-Jum'at, 26 Januari 2018 |07:33 WIB
Harga Emas Naik ke Level Tertinggi sejak 2016
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

CHICAGO - Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mencapai rekor tertinggi sejak musim panas 2016 pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena harga logam mulia itu terus menguat menyusul reli tajam sehari sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, naik sebesar 6,6 dolar AS pada Kamis 25 Januari 2018 atau 0,49%, menjadi ditutup di USD1.362,90 per ounce.

 Baca juga: Harga Emas Berjangka Melonjak di Tengah Anjloknya Dolar AS

Harga emas juga didukung oleh kekhawatiran bahwa harga-harga saham global bisa turun dari rekor tertinggi dan kekhawatiran atas proteksionisme di Amerika Serikat, kata para analis.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret bertambah 12,6 sen atau 0,72%, menjadi menetap di USD17,615 per ounce. Platinum untuk penyerahan April naik USD16,3 atau 1,6%, menjadi ditutup pada USD1.032,1 per ounce.

Sehari sebelumnya, Rabu (Kamis pagi WIB), emas juga berakhir melonjak ke tingkat tertinggi dalam lebih dari satu tahun, karena indeks dolar AS turun ke level terendah sejak akhir 2014.

 Baca juga: Harga Emas Berjangka Turun Usai Berakhirnya Penutupan Pemerintahan AS

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, bertambah USD19,6 atau 1,47%, menjadi ditutup pada USD1.356,30 per ounce.

Emas, yang dihargai dalam dolar AS, sering diperdagangkan berbanding terbalik terhadap dolar AS, karena pergerakan di unit AS dapat mempengaruhi daya tarik logam mulia tersebut bagi pemegang mata uang lainnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement