Share

Bandara Kualanamu Akan Diserahkan ke Swasta?

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 03 Februari 2018 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 03 320 1854354 bandara-kualanamu-akan-diserahkan-ke-swasta-AwxXXot7d1.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

TANGERANG - Kementerian Perhubungan berencana mengajak swasta ikut mengelola Bandar Udara (Bandara) yang ada di Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari Bandara dan juga untuk mengurangi beban Anggaran Pendatang dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam satu tahun ke depan akan ada beberapa bandara yang akan terlebih dahulu dilakukan skema kerja sama pengelolaan. Salah satu bandara yang dimaksud adalah Bandara Kualanamu, Medan. 

"Kualanamu sedang proses. Targetnya harusnya satu tahun. Prinsipnya bandara pelabuhan dilakukan KPBU. Yang dikerjasamakan adalah konsesinya bukan kepemilikannya jadi bukan di jual," ujarnya saat ditemui di Kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (3/2/2018). 

Baca Juga: Menhub Akan Kembangkan 3 Bandara Terpadat di Indonesia

Saat ini lanjut Budi, pihaknya tengah menyiapkan proposalnya untuk diajukan kepada investor internasional. Barulah setelah itu akan dilakukan beauty contes dari investor internasional guna menambah kapasitas. 

"Sekarang lagi diproses untuk dilakukan KPBU. Kuta lagi siapkan TORnya, proposalnya. Dengan dasar itu, ada beauty contes dari internasional investor dan itu bisa menambah kapasitas dan konektivitas kita dengan negara lain," jelasnya.

Baca Juga: Jokowi Minta Bandara Silangit hingga Soetta Diserahkan Ke Swasta

Meskipun begitu, dirinya masih enggan menyebutkan perusahaan mana saja yang mempunyai bandara tersebut. Namun yang pasti jumlahnya cukup banyak. 

"Kalau ditanya yang minat banyak sekali. Tapi belum akan sekarang," jelasnya.

Sementara itu soal kerjasama swasta untuk mengelola Bandara Soekarno Hatta, dirinya masih akan mengkaji dan melihat lebih jauh beberapa Bandara yang sudah di lakukan skema kerjasama tersebut. Pasalnya, dalam melakukan kerjasama pengelolaan Bandara Soekarno Hatta harus secara hati-hati. 

Baca Juga: Bandara Adi Soemarmo Berharap Maskapai Penerbangan Buka Rute Internasional

Karena berbeda dengan join kerjasama pada jalan tol, kerjasama pada Bandara relatif lebih sensitif karena menyangkut harga diri bangsa. Apalagi Bandara yang dimaksud adalah Bandara Soekarno Hatta yang notabene merupakan ikon Indonesia.  

"Kalau Bandara memang agak sensitif. Karena berkaitan dengan harga diri bangsa. Jadi saya pikir kita akan mulai dari bandara-bandara uang lain. Kita akan mulai Kualanamu, Mandalika, Bali. Dengan satu exercise itu kita sudah bisa matang. Setelah itu baru kita lakukan ke Soetta," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini