Ketua Umum Golkar ini menargetkan hingga 2019 ada 1.795 SMK yang akan dibina dan dikerjasamakan dengan industri. “Hingga lima tahap, totalnya sudah ada 1.537 SMK dengan 568 industri,” ungkapnya.
Menko-PMK Puan Maharani mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang berperan aktif melakukan pembinaan terhadap SMK yang menjadi mitranya, termasuk memberikan bantuan peralatan praktik ke beberapa SMK.
“Kami berharap semakin banyak perusahaan yang terlibat,” ujarnya.
Dalam program pendidikan vokasi ini, kata Puan, keikutsertaan industri akan mempermudah mereka mendapatkan tenaga kerja terampil sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektornya di era kompetisi saat ini.
“Kemajuan industri nasional yang berdaya saing, perlu didukung oleh putra-putri Indonesia yang profesional dan kompeten sehingga akan memperkuat perekonomian kita serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Puan.
Sebelumnya program vokasi sudah diluncurkan di Jawa Timur dengan melibatkan 50 industri dan 234 SMK. Tahap kedua di Jawa Tengah dengan melibatkan 117 industri dan 392 SMK. Selanjutnya tahap ketiga di Jawa Barat melibatkan 141 industri dan 393 SMK. Tahap keempat melibatkan 117 industri dan 226 SMK. (Sudarsono)
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.