nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinjau Bank Wakaf, Jokowi: Jangan Sampai Terjerat Rentenir Bunganya Berat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 11:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 320 1872505 tinjau-bank-wakaf-jokowi-jangan-sampai-terjerat-rentenir-bunganya-berat-vYzV3834qk.jpeg Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone

SERANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau peluncuran bank wakaf mikro di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten. Dalam kegiatannya itu, ia sempat berbincang-bincang dengan para ibu-ibu yang meminjam modal dari bank wakaf ini.

"Sudah dapat pinjaman? Cukup Rp1 juta?" tanya Jokowi kepada para nasabah bank wakaf, Rabu (14/3/2018).

Baca Juga: Jokowi: Bank Wakaf Mikro Tak Ada Bunga Hanya Biaya Administrasi 3%

Sebanyak 200 nasabah telah mendapat pinjaman modal sebanyak Rp100 juta dari bank wakaf mikro tersebut. Selain itu, kata Jokowi, para nasabah akan membayar pinjamannya sebesar Rp26 ribu setiap Minggunya.

"Nanti juga sekalian mengadakan pengajian bersama Pak Kiyai," ucap Jokowi.

Mayoritas para nasabah meminjam modal bank wakaf makro untuk menggunakan usaha jualan sembako, hingga gorengan. Jokowi berharap, akses permodalan dari bank berbasis syariah ini mampu mencegah warga berhutang kepada rentenir.

Baca Juga: Soal Bank Wakaf, OJK Tunggu Kajian ICMI

"Saya titip ibu-ibu jangan sampai terjerat rentenir. Itu bunganya berat sekali. kadang-kadang 3%. Di bank mikro ini tidak ada bunga, hanya biaya administrasi," ujarnya.

Ke depan, lanjut dia, para nasabah dapat meningkatkan pinjaman bila usaha yang dilakoninya dapat berkembang pesat, meskipun utang di bank wakaf mikro belum lunas.

Baca Juga: Bentuk Bank Wakaf, OJK: Tak Bisa Dikelola Secara Konvensional

"Jadi warungnya bisa buka cabang di kecamatan lain," terang Jokowi.

Kepala Negara mengaku, ingin kembali berkunjung ke Pondok Pesantren An Nawawi Tanara guna melihat program ekonomi keumatan yang telah digagasnya tersebut.

"Saya ingin ke sini lagi tahun depan, usahanya harus berkembang. Saya sedih kalau datang (ada yang bilang) Pak enggak bisa ngembalikan," pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini