Di Hadapan Presiden Jokowi, Menperin Jelaskan soal Revolusi Indusri 4.0

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 04 320 1881857 di-hadapan-presiden-jokowi-menperin-jelaskan-soal-revolusi-indusri-4-0-Pj9FSisxTn.jpg Foto: Menperin Jelaskan Revolusi Industri 4.0 (Lidya/Okezone)

JAKARTA - Indonesia berkomitmen untuk membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi Industri 4.0.

Hal ini ditandai dengan peluncuran Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah peta jalan dan strategi Indonesia memasuki era digital yang tengah berjaIan saat ini.

Peluncuran making Indonesia 4.0 ini dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Indonesia Industrial Summit (IIS) 2018 di Hall Jakarta Convention Center, Senayan.

 Baca Juga: Menko Darmin Bentuk Komite Khusus Kawal Revolusi Industri 4.0

Dalam sambutannya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melaporkan mengenai penyelenggaran IIS 2018 kepada Presiden Jokowi. Dia mengatakan, penyelenggaraan IIS 2018 dimaksudkan sebagai forum untuk membangun rumusan bersama antara pemangku kepentingan sektor industri terkait implementasi industri 4.0.

Adapun tema yang diusung dalam IIS 2018 adalah implementasi Industri 4.0 dalam rangka Transformasi Lanskap Industri Nasional menuju Top 10 Ekonomi Dunia 2030.

"IIS 2018 akan diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 4 April-6 April 2018 bertempat di JCC dan dihadiri oleh 1.200 orang peserta," ungkapnnya di Senayan, Rabu (4/4/2018).

 Baca Juga: Akhirnya Ada Roadmap Industri 4.0, Presiden Tak Percaya Robot Kuasai Pekerjaan

Airlangga menyebutkan, setelah peluncuran yang dilakukan oleh Presiden maka akan dilanjutkan dengan Forum Strategis yang menghadirkan Para Menteri terkait yang membahas tentang kebijakan dan strategi pemerintah serta inisiatif strategis untuk meningkatkan daya saing industri di era industri 4.0.

"Dengan terselenggaranya IIS 2018 ini diharapkan dapat terbangun pemahaman atau apresiasi masyarakat industri terhadap manfaat implementasi industri 4.0, dan sekaligus mengukur tingkat kesiapan industri dalam negeri untuk mencapai visi industri 4.0," jelasnya.

 Baca Juga: Menko Darmin Kumpulkan Menteri, Gelar Rapat Bahas Industri 4.0

Di samping itu, dia juga mengharapkan adanya dukungan dan sinergi kebijakan dari Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk mendorong akselerasi pembangunan industri melalui implementasi roadmap industri 4.0.

"Dengan adanya manfaat yang nyata, Indonesia berkomitmen untuk mengimplementasikan Making Indonesia 4.0 dan menjadikannya sebagai agenda nasional," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini