Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembagian Dividen Berpotensi Bawa IHSG ke Zona Hijau

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 09 April 2018 |09:58 WIB
Pembagian Dividen Berpotensi Bawa IHSG ke Zona Hijau
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

Dihubungi terpisah, Vice President Research Department Indosurya Ber - sinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, awal pekan ini indeks berpeluang kembali menguat setelah ditutup melemah pada akhir pekan lalu. IHSG pada awal pekan berpotensi berada pada rentang 6.081-6.368.

“IHSG pada awal pekan kedua bulan keempat tahun 2018 terlihat mulai bergeliat naik, support dapat dipertahankan dan teruji dengan baik sehingga pola kenaikan dalam jangka pendek mulai terlihat,” kata William. Menurut dia, kembalinya capital inflow masih sangat diharapkan dapat kembali memberikan sentimen positif terhadap IHSG pada saat ini.

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat Tipis di Level 6.184

Kendati demikian, menurut william, pelaku pasar juga harus berhati-hati terhadap kondisi ekonomi global, misalnya perang dagang antara AS dan China. Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Oskar Herlian syah menjelaskan laju IHSG sepanjang pekan lalu mengalami perubahan 0,23% menjadi 6.175,05 poin dari 6.188,98 poin pada perdagangan sepekan sebelumnya.

Sementara nilai kapitalisasi pada BEI juga menurun 0,21% menjadi Rp6.870,15 triliun pada akhir pekan kemarin dari Rp6.884,88 triliun. “Rata-rata nilai transaksi harian BEI pada sepanjang pekan lalu mengalami perubahan 61,05% menjadi Rp5,92 triliun dari Rp15,2 triliun, untuk rata-rata volume transaksi harian BEI juga berubah 22,58% menjadi Rp8,22 triliun dari Rp10,61 triliun,” kata Oskar.

Meski begitu, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI pada pekan kemarin tumbuh 21,82% menjadi 354,48 ribu kali transaksi dari 290,98 ribu transaksi sepekan sebelumnya. Investor asing mencatat aksi jual bersih menjadi Rp1,4 triliun dan secara keseluruhan pada tahun ini investor asing mencatat aksi jual bersih sebesar Rp24,89 triliun.

(Heru Febrianto)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement