Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

189 Saham Menguat, IHSG Parkir di 6.357

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 11 April 2018 |12:55 WIB
189 Saham Menguat, IHSG Parkir di 6.357
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan performanya di penutupan sesi I perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 32 poin atau 0,50% ke 6.357.

Menutup perdagangan sesi I, ada 189 saham menguat, 154 saham melemah, dan 114 saham stagnan. Siang ini, transaksi perdagangan mencapai Rp3,83 triliun dari 5,24 miliar lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: Lanjutkan Penguatan, IHSG Dibuka Naik ke 6.363

Indeks LQ45 naik 6,62 poin atau 0,63% menjadi 1.046, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,89 poin atau 0,39% ke 740, indeks IDX30 naik 3,49 poin atau 0,61% ke 570 dan indeks MNC36 naik 2,91 poin atau 0,8% ke 364.

Mayoritas sektor mengalami penguatan dan dua sektor mengalami pelemahan. Sektor aneka industri memimpin kenaikan sebesar 1,12% atau 14,74 poin dan sektor pertanian pengalami penurunan sebesar 0,47% atau 8,04 poin.

Baca Juga: Naik 1,28%, IHSG Menguat ke 6.325

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) naik Rp74 atau 34,55% ke Rp74, saham PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) naik Rp31 atau 30,69% ke Rp132, dan saham PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) naik Rp160 atau 25% ke Rp800.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) turun Rp105 atau 12,73% ke Rp720, saham PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD) turun Rp115 atau 7,67% ke Rp1.385, dan saam PT JAYA TRISHINDO ORD Tbk (WAPO) turun Rp32 atau 7,62% ke Rp338.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement