nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penerimaan Pajak Kuartal-I 2018 Capai Rp262,4 Triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 16 April 2018 15:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 20 1887279 penerimaan-pajak-kuartal-i-2018-capai-rp262-4-triliun-cpIA7rVLr5.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatatkan penerimaan perpajakan pada kuartal-I 2018 sebesar Rp262,4 triliun terealisasi 17,2% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN) 2018. Angka ini tumbuh 9,9% dari periode yang sama di 2017.

"Penerimaan perpajakan mencapai Rp262,4 triliun atau naik 10,3% dibanding tahun lalu yang Rp237,9 triliun. Tapi Rp237,9 triliun itu sudah termasuk tax amnesty, kalau dihilangkan maka kenaikannya 16,2%," ujar dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Dia menjelaskan, penerimaan pajak dari non-migas mencapai Rp233,1 triliun, tumbuh 10,7% atau tanpa perhitungan tax amnesty tumbuh 23,1% dari tahun lalu yang sebesar Rp210,6 triliun.

Capaian tersebut, didukung kontribusi dari PPh pasar 21 tumbuh 15,73% atau Rp30,39 triliun, PPh 22 impor Rp3,09 triliun atau naik 25,09%, PPh badan Rp34,85 triliun atau naik 28,42%.

Kemudian PPh Orang Pribadi mencapai Rp5,35 triliun atau naik 17,61%, PPh 26 mencapai Rp9,85 triliun atau tumbuh 24,13%, PPh final mencapai Rp26,37 triliun atau tumbuh 13,49%.

Baca Juga: Permudah SPT, Bukti Potong Pajak Akan Dibuat Elektronik

PPh dalam negeri mencapai Rp55,33 triliun atau tumbuh 13,06%, dan PPN impor mencapai Rp40,71 triliun atau tumbuh 21,56%.

"Secara detail, penerimaan seluruh jenis pajak utama kita tumbuh double digit. PPh orang pribadi tumbuh positif, dampak dari pasca tax amnesty yang kita terus melakukan pengumpulan secara terorganize. PPN dalam negeri dipengaruhi pelunasan tunggakan pajak sehubungan dengan partisipasi tax amnesty," ujarnya.

Sementara itu, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp17,9 triliun atau tumbuh 16,2%, secara realisasi 9,2% dari APBN 2018. Selain itu, Pajak Penghasilan (PPh) migas telah mencapai Rp11,4 triliun 16,3% dari target APBN, atau tumbuh 8,4% dari periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Ditjen Pajak, BPKP, dan SKK Migas Bentuk Tim Bersama Periksa PPh Migas KKKS

Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp71,1 triliun atau mencapai 25,8% dari target APBN 2018. Angka ini naik 22,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Untuk PNBP, semua komponen PNBP kita jauh lebih baik dibanding dua tahun ke belakang. SDA migas PNBP mencapai Rp27,9 triliun meloncat dibanding 2017 yang Rp19,5 triliun, padahal produksi migas kita lebih rendah dari asumsi," jelasnya.

Sedangkan PNBP non-migas juga naik Rp8,1 triliun dibanding tahun lalu yang Rp6,9 triliun. PNBP lainnya adalah Rp24,9 triliun atau hampir sama. Adapun Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) meningkat Rp10,1 triliun dibanding tahun lalu Rp7,2 triliun.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini