Menurut dia, OVO sebagai layanan pembayaran "mobile" terdepan di Indonesia telah memiliki banyak jejaring di berbagai kota besar, antara lain Jakarta, Surabaya dan Medan.
Selain itu, akuisisi terhadap Kudo, layanan pembayaran transaksi belanja yang menghubungan online dan offline (O2O), ini juga turut menjadi kunci kesuksesan Grab di tengah persaingan dengan perusahaan aplikasi sejenis.
Anthony menyebutkan setelah akuisisi tersebut, langkah pengembangan bisnis pun berhasil hingga bisa menarik sekitar 500.000 pengemudi, mengingat jejaring Kudo yang juga tersebar di Indonesia.
"Jika bukan karena Kudo, kami tidak mungkin tumbuh secepat itu di Indonesia, dari 20 kota kemudian akhirnya lebih dari 100 kota. Kudo merupakan bentuk kesuksesan kemitraan strategis," kata dia.
