JAKARTA - Tetra Pak adalah sebuah perusahaan minuman berkemasan karton berjangka panjang yang dipelopori oleh Ruben Rausing di Swedia pada tahun 1950. Kekayaan Tetra Pak sebesar USD30,9 miliar atau sekitar Rp448,05 triliun (Rp14.500 per USD).
Atas kekayaan tersebut, Bloomberg memasukan Tetra Pak sebagai keluarga terkaya di dunia.
Tetra Pak dibangun oleh Ruben Rausing pada 1929. Kini anak Ruben, yaitu Hans Rausing, yang mengatur semua lini bisnis Tetra Pak, satu dari perusahaan kemasan terbesar di dunia. Anak dari Ruben yang lainnya yaitu Gad Rausing, menjual sahamnya pada 1995 dan sejak itu berinvestasi dalam kemasan ramah lingkungan dan ekuitas melalui Alta Advisers yang berbasis di London.

Tetra Pak memulai pekerjaan dimulai di tahun 1943 dengan membuat sebuah kemasan untuk susu dengan bahan yang ‘minimalis’, namun juga memberikan kebersihan maksimal. Tetra Pak dibangun di Lund Swedia oleh Ruben Rausing.
Pada tahun 1946 perusahaan mengenalkan sistem kemasan baru dan mendapatkan banyak perhatian. Dari situlah perusahan mulai berkembang dan mulai memproduksi di luar Swedia seperti Meksiko, Inggris, Jerman, Libanon, Italia, Jepang, Prancis, China dan masih banyak lagi.

Sampai pada tahun 2005 Tetra Pak sudah memproduksi lebih dari 120 miliar karton, dan pada tahun 2014 perusahaan sudah mencapai produksi konsumen ke-37 negara di seluruh dunia.
Berikut lika-liku perjalanan Tetra Pak
1929: Ruben Rausing memulai usaha pengemasan.
1995: Generasi kedua, Ruben yakni kedua anaknya Hans dan Gads. Hans menjalankan roda perusahaan sementara Gads menjual sebagian sahamnya untuk ekspasi.
2012: Hans Kristian Rausing, merasa bersalah atas kematian istrinya akibat overdosis.
(feb)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.