nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lewat Video, Jokowi Pamer Pembangunan Bandara Baru yang Lebih Luas dan Megah

Rafida Ulfa, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 09:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 13 320 1935658 lewat-video-jokowi-pamer-pembangunan-bandara-baru-yang-lebih-luas-dan-megah-Vpmt8kagbz.jpg Bandara Soetta Terminal 3 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memamerkan pembangunan bandar udara (bandara) baru melalui video yang posting melalui akun Facebook resminya.

Video ini berdurasi 3.22 menit dan sudah disukai sebanyak 5.500 kali dengan 751 komentar serta 1.600 kali dibagikan. Video ini berisi pembangunan bandara di berbagai daerah dengan judul wajah baru bandara kita.

Sepanjang tahun 2015-2019, pemerintah membangun, melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan sejumlah bandara di seluruh Tanah Air. Dari Bandara Ahmad Yani di Semarang, Kertajati di Majalengka, Ranai di Natuna, dan lain-lain.

"Bandara-bandara itu kini lebih luas, lebih megah, lebih nyaman, dan tentu saja lebih membanggakan," tulis Jokowi seperti dikutip Okezone, Jakarta, Senin (13/8/2018).

 Bandara Internasional Ahmad Yani Siap Melayani Pemudik

Jokowi menambahkan, sebagaimana jalan dan pelabuhan, pembangunan dan pengembangan bandara-bandara ini penting mengingat negara kita sungguh besar dalam arti sebenar-benarnya. Ujung timur ke ujung barat Indonesia berjarak sembilan jam penerbangan, berpulau-pulau dan bergunung-gunung.

"Saya berharap, semua daerah itu kelak terhubung melalui jalur darat, laut atau udara." ujarnya.

 Melihat Wajah BIJB Kertajati, Bandara Kedua Terbesar di Indonesia Setelah Soetta

Dalam video tersebut, banyak komentar positif tentang pembangunan bandara. Seperti Bandara Ahmad Yani di Semarang yang menjadi bandara di atas air pertama di Indonesia dan saat ini memiliki kapasitas sembilan kali lebih besar dari bandara lama yaitu naik dari 800 ribu penumpang menjadi 6,9 juta penumpang per tahun.

Selanjutnya yaitu Bandara Kerajati di Majalengka yang bisa menampung kurang lebih 5,6 juta penumpang setiap tahunnya dan dengan fasilitas yang lebih modern.

Lalu Bandara Soekarno-Hatta (Terminal 3 Ultimate) di Cengkareng yang terlihat lebih maju dengan dilengkapi dengan sistem penghubung antarterminal dan kereta bandara yang terhubung ke stasiun KRL Tangerang-Sudirman-Bekasi. Dan juga lebih cepat dengan memiliki 144 check-in counter dan 28 boarding gate. Bandara ini juga memiliki kapasitas maksimum 25 juta per tahun, jauh lebih besar dari terminal 1 dan 2.

 

Adapun bandara-bandara baru seperti Bandara Ranai di Natuna, Bandara Matahora di Wakatobi, Bandara Bua di Luwu, Bandara Andi Jemma di Luwu Utara, Bandara Maratua di Berau dan masih banyak lagi.

"Kita tahu, pertumbuhan penerbangan penumpang udara per tahun di negara kita adalah kurang lebih 9% ini sebuah pertumbuhan yang cepat. Oleh sebab itu, kita terus membangun airport baru, terminal-terminal baru," kata Jokowi.

Di akhir videonya, Jokowi menuliskan alasan pembangunan jalan, pelabuhan dan bandara.

"Kita membangun jalan, pelabuhan dan bandara-bandara. Bukan hanya untuk mengatasi masalah ekonomi sahaja, tetapi yang lebih penting, untuk menyatukan negara besar ini," tutup Jokowi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini