nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Baru Jabat Menteri PAN-RB, Ini Pesan Syafruddin di HUT Ke-73 RI

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 17 Agustus 2018 14:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 17 320 1937932 baru-jabat-menteri-pan-rb-ini-pesan-syarifuddin-di-hut-ke-73-ri-F9JaTEMKEd.jpeg Foto: Menpan-RB Syafruddin (Dokumentasi Humas Kemenpan-RB)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin memimpin upacara perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-73 di Kementerianya. Dalam acara tersebut diikuti oleh berbagai pejabat dan Staff dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Dalam kesempatan tersebut, Syafruddin mengajak kepada seluruh pegawai di Kemenpan-RB untuk sama sama bekerja keras di ulang tahun Indonesia yang ke-73 ini. Khususnya dalam membangun Aparatur Negara dan Mereformasi Birokrasi

"Peringatan hari kemerdekaan yang ke-73 ini, mari bekerja untuk membangun aparatur negara dan mereformasi birokrasi," ujarnya di Kantor Kementerian Pan-RB, Jakarta, Jumat (17/8/2018).

Selain itu lanjut Syafruddin, dirinya juga mengajak kepada pejabat Kementerianya untuk berlomba-lomba mengukir prestasi bagi Indonesia. Karena dengan prestasi, maka akan menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat terhadap negara ini.

"Mari sama-sama menorehkan prestasi yang membanggakan untuk memperkuat rasa bangga dan keyakinan kita pada Indonesia," jelasnya.

Dirinya mengambil contoh, prestasi dibidang ekonomi misalnya. Beberapa pencapaian pun berhasil ditorehkan dan membuat seluruh masyarakat Indonesia bangga, sebagai contohnya adalah turunnya angka kemiskinan tertinggi sepanjang sejarah sejak tahun 1998.

Tak hanya itu, indeks kemudahan berusaha Indonesia juga meningkat peringkatnya. Pada tahun 2015 lalu, peringkat kemudahan berusaha (Easy of Doing Bussines/EODB) Indonesia masih berada diperingkat 120 namun yang terakhir, peringkat EODB Indonesia berada di rangking 72.

Di bagian diplomasi juga semakin diakui dengan masuknya Indonesia sebagai anggota tidak tetap dewan keamanan PBB 2019-2020. Hal ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi secara langsung untuk penciptaan perdamaian dunia sebagai amanat konstitusi.

"Inilah kerja kita dan merupakan prestasi bangsa yang akan memperkuat persatuan dan NKRI kita kepada Indonesia," tegasnya.

Oleh karena itu lanjut Syafruddin, semua pihak diharapkan bisa bersama-sama bekerja membangun Indonesia ke arah yang lebih baik. Karena hasil kerja keras ini juga bisa dijadikan warisan pada generasi selanjutnya.

"Mari terus bekerja keras untuk negara yang disertai keyakinan bahwa kemajuan akan kita raih bersama sampai generasi selanjutnya," kata Syafruddin.

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini