JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini masih terperangkap di zona merah. Pasar saham Indonesia mengalami penurunan sebesar 99,6 poin atau 1,69% ke level 5.768,07.
Menutup perdagangan sesi I, Kamis (4/10/2018), ada 83 saham menguat, 282 saham melemah, dan 100 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp4,35 triliun dari 7,1 miliar lembar saham diperdagangkan.
Baca Juga: Rupiah Rp15.000, IHSG Tergelincir 1,16% ke 5.875
Indeks LQ45 turun 17,95 poin atau 1,9% menjadi 907,35 indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,81 poin atau 2,1% ke 636,48, indeks IDX30 turun 9,88 poin atau 1,9% ke 497,10 dan indeks MNC36 turun 6,30 poin atau 1,9% ke 324,12.

Seluruh Sektor IHSG melemah dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan hingga 3,1% dan sektor minyak turun 0,6%
Baca Juga: Turun 27 Poin, IHSG Makin Loyo ke Level 5.839
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) naik Rp40 atau 34,48% ke Rp156, saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik Rp26 atau 23,1% ke Rp139 dan saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) naik Rp44 atau 12,29% ke Rp402.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) turun Rp18 atau 7,76% ke Rp214, saham PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) turun Rp18 atau 7,14% ke Rp234, dan saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) turun Rp150 atau 6,67% ke Rp2.100.

(Dani Jumadil Akhir)