nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rapor IHSG Sepekan, Investor Asing Jual Bersih Rp4,16 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 20:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 12 278 1963347 rapor-ihsg-sepekan-investor-asing-jual-bersih-rp4-16-triliun-Vobw3YV1Dt.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini ditutup dengan peningkatan sebesar 0,43% ke level 5,756.49 poin dari 5,731.93 poin pada pekan sebelumnya.

Sejalan dengan peningkatan IHSG, nilai kapitalisasi pasar pada pekan ini juga mengalami peningkatan sebesar 0,62% ke posisi Rp6,502.62 triliun dari Rp6,462.42 triliun pada pekan sebelumnya. Demikian seperti dikutip keterangan resmi BEI, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Sedangkan, untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami peningkatkan 2,04% menjadi 11,21 miliar unit saham dari 10,99 miliar unit saham pada pekan lalu.

Baca Juga: Seharian di Zona Hijau, IHSG Menguat Nyaris 1% ke 5.756

Rata-rata nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir mengalami peningkatan sebesar 1,24% menjadi Rp7,05 triliun dari Rp6,96 triliun sepekan sebelumnya.

 

Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 7,90% menjadi 352,86 ribu kali transaksi dari 383,14 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp4,16 triliun di sepanjang pekan ini dan investor asing sepanjang tahun 2018 telah mencatatkan jual bersih mencapai Rp57,72 triliun.

 Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Rebound 0,94% ke 5.756

Pada pekan kedua bulan Oktober, minat Perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di BEI tidak mengalami perubahan meski kondisi pasar cenderung fluktuatif.

Terbukti pada pekan ini, lima Perusahaan Tercatat resmi melantai di BEI. Diawali pada Selasa, (9/10) terdapat dua Perusahaan, yaitu PT Propertindo Mulia Investama Tbk dengan kode saham MPRO dan PT HK Metals Utama Tbk dengan kode saham HKMU resmi tercatat di BEI sebagai Perusahaan Tercatat ke-41 dan ke-42 di tahun 2018.

 Baca Juga: IHSG Diprediksi Balik Arah ke Zona Hijau

Kemudian sehari berselang pada Rabu, (10/10) kembali dua Perusahaan dicatatkan di BEI sebagai Perusahaan Tercatat ke-43 dan ke-44 di tahun ini, yaitu PT Jaya Bersama Indo Tbk dengan kode saham DUCK dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk dengan kode saham GOOD.

Sebagai Perusahaan Tercatat ke-45 pada tahun 2018 ini, PT Superkrane Mitra Utama Tbk dengan kode saham SKRN resmi dicatatkan pula pada Kamis (11/10). Dengan tambahan lima Perusahaan Tercatat tersebut, sampai dengan saat ini BEI telah mencatatkan 607 Perusahaan.

Pada Kamis (11/10), Sukuk Mudharabah Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry resmi tercatat di BEI dengan nilai nominal Rp500 miliar, dengan tingkat Nisbah 15% setara 10% per tahun dan jangka waktu tiga tahun.

Masih pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018 (Sukuk Ijarah) yang diterbitkan oleh PT PLN (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp832 miliar, sedangkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap II Tahun 2018 dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp224 miliar.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 74 Emisi dari 47 Perusahaan Tercatat senilai Rp93,35 triliun.

Dengan seluruh pencatatan pada pekan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 370 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp422,043 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 114 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp2.298,50 triliun dan USD200 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp10,16 triliun.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini