Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semakin Tertekan, IHSG Anjlok 1,34% ke 5.632

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 25 Oktober 2018 |09:11 WIB
Semakin Tertekan, IHSG Anjlok 1,34% ke 5.632
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok pada pada pembukaan pagi ini. IHSG pun semakin tertekan dan sangat jauh dari level 6.000. Tercatat, IHSG dibuka turun 76,5 poin atau 1,34% ke 5.632.

Membuka perdagangan Kamis (25/10/2018), ada 15 saham menguat, 142 saham melemah, dan 77 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp97,5 juta dari 59,6 juta lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: Anjlok 1,5%, IHSG Terdampar ke Level 5.709

Indeks LQ45 turun 18,4 poin atau 2,1% menjadi 872,70, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,5 poin atau 2,2% ke 615,61, indeks IDX30 turun 9,8 poin atau 2% ke 479,19 dan indeks MNC36 turun 6,1 poin atau 1,9% ke 313,31.

Seluruh saham penggerak IHSG melemah, dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan hingga 2,2%, disusul manufaktur turun 2,1%.

Baca Juga: Gagal Menguat, IHSG Turun ke 5.794 di Sesi I

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO) naik Rp95 atau 19,3% ke Rp585, saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) naik Rp2 atau 1,7% ke Rp118 dan saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) naik Rp2 atau 1,4% ke Rp138.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) turun Rp90 atau 5% ke Rp1.710, saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp220 atau 4,7% ke Rp4.430 dan saham PT Indika Energy Tbk (INDY) turun Rp80 atau3,3% ke Rp2.300.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement