Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dibuka Hijau, IHSG Sesi I Melorot ke 5.751

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 26 Oktober 2018 |11:45 WIB
   Dibuka Hijau, IHSG Sesi I Melorot ke 5.751
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatannya di zona hijau pada pada penutupan perdagangan sesi I. Sempat dibuka menguat, siang ini IHSG turun 3 poin atau 0,05% ke 5.751.

Menutup perdagangan sesi I (26/10/2018), ada 167 saham menguat, 180 saham melemah, dan 122 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp2,99 triliun dari 4,98 miliar lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: IHSG Menguat Tipis ke 5.761 Jelang Akhir Pekan

Indeks LQ45 turun 1,87 poin atau 0,2% menjadi 900,19, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,31 poin atau 0,2% ke 635,16 indeks IDX30 turun 0,81 poin atau 0,2% ke 494,43 dan indeks MNC36 turun 0,40 poin atau 0,1% ke 323,31.

Saham penggerak IHSG mayoritas melemah, dengan sektor manufaktur dan industri dasar memimpin pelemahan masing-masing 0,7%. Sedangkan sektor infrastruktur naik 0,8%.

Baca Juga: Semakin Tertekan, IHSG Anjlok 1,34% ke 5.632

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik Rp30 atau 25% ke Rp150, saham PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO) naik Rp150 atau 24,5% ke Rp760 dan saham PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) naik Rp103 atau 23,3% ke Rp545.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) turun Rp74 atau 15,4% ke Rp406, saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) turun Rp4 atau 4,08% ke Rp94 dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp65 atau 4,01% ke Rp1.555.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement