nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IPO, Distribusi Voucher Nusantara Bidik Rp800 Miliar

Rabu 31 Oktober 2018 14:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 31 278 1971420 ipo-distribusi-voucher-nusantara-bidik-rp800-miliar-aambVx0XAe.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Setelah PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) sukses mencatatkan sahamnya di pasar modal, kali ini anak usahanya bakal mengikuti langkah yang sama.

PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) anak usaha MCAS menawarkan 214,28 juta lembar saham atau setara 30% dari modal ditempatkan melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Menurut Direktur Utama PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto selaku penjamin pelaksana emisi, harga saham yang ditawarkanberada di kisaran harga Rp2.800 hingga Rp3.750.

”Distribusi Voucher Nusantara rencananya mengincar dana Rp600 miliar hingga Rp800 miliar,” ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

 Baca Juga: Tak Akan Terganggu Politik, BEI Optimistis 35 Perusahaan IPO pada 2019

Dia menambahkan, pihaknya dan dua penjamin pelaksana emisi lainnya, yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Sinarmas Sekuritas akan menawarkan saham perdana kepada investor asing dan lokal.”Kami harap investor asing menyerap 40% dari total saham IPO dan 60% akan diserap oleh investor lokal,” kata dia.

Adapun masa penawaran awal pada tanggal 30 Oktober hingga 9 November 2018, masa penawaran umum pada tanggal 21-23 November 2018, pernyataan efektif diharapkan pada tanggal 16 November 2018 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 27 November 2018.

Berdasarkan propektus perseroan, disebutkan bahwa dana hasil IPO rencananya digunakan untuk peningkatan modal kerja seperti pembelian persediaan barang dagang sebesar 55% dan investasi di bidang teknologi informasi sebesar 40%.

 Baca Juga: IPO, Dewata Freightinternation Lepas 300 Juta Saham

Rincinya, dana tersebut akan digunakan untuk pembelian perangkat keras dan lunak, pengembangan aplikasi dan penguatan infrastruktur jaringan distribusi dan sisanya untuk pengembangan sumber daya manusia perseroan. Untuk diketahui, saat ini, sebanyak 20% saham perseroan dikuasai oleh Martin Suharlie, sebanyak 30% dikuasai PT 1 Inti Dot Com, sebanyak 20% dikuasai PT Kresna Karisma Persada, sebanyak 10% dikuasai PT MCash Integrasi Tbk dan sebanyak 20% dikuasai PT Nusantra Utama Jaya.

DIVA per akhir Mei 2018 mencatatkan aset sebesar Rp230,6 miliar, penjualan sebesar Rp432,2 miliar dan laba bersih sebesar Rp3,371 milar. Sementara target pendapatan tahun 2018 dicanangkan sebesar Rp1,169 triliun dan laba sebesar Rp8,2 miliar. Sedangkan di tahun 2019, perseroan berharap mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,925 triliun dan laba bersih sebesar Rp94,3 miliar.

“Dengan target tersebut, PER tahun 2019 berada pada 17X hingga 23X,” jelas Budiyanto.

Distributor Voucher Nusantara fokus mendigitalisasi pengusaha berkatagori usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan teknologi, antara lain menggunakam chatbox ataupun smart outlets.

Menjadi bagian dari anak usaha MCAS, pengembangan bisnis PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk akan banyak mensuport bisnis perseroan. Apalagi ke depannya, MCAS akan semakin aktif untuk memperluas usaha dan jaringan distribusi serta menciptakan sinergi bisnis yang dapat memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan dalam upayanya untuk melengkapi ekosistem digitalnya.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini