nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayar Saham Freeport, Inalum Sudah Kantongi Rp58 Triliun Tadi Malam

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 15:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 16 278 1978783 bayar-saham-freeport-inalum-sudah-kantongi-rp58-triliun-tadi-malam-mXxFU5mfEV.jpeg Ilustrasi: Pertambangan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) akhirnya telah mengantongi dana USD4 miliar atau Rp58 triliun (Rp14.600 per USD). Dana itu didapat dari hasil penerbitan global bond.

Obligasi itu terbagi menjadi empat bagian berdasarkan masa jatuh temponya. Yakni, USD1 miliar dengan kupon 5,23% jatuh tempo pada 2021, USD1,25 miliar dengan kupon 5,71% jatuh tempo pada 2023, USD1 miliar dengan kupon 6,53% jatuh tempo pada 2028, dan USD750 juta dengan kupon 6,757% jatuh tempo pada 2048.

"Begitu pertama kali dilepas langsung laku, karena kupon kompetitif. Tadi malam (dananya) sudah masuk," ujar Head of Corporate Communication PT Inalum Rendi Achmad Witular saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (16/11/2018).

Baca Juga: Inalum Terbitkan Obligasi Dolar AS Rp58 Triliun untuk Bayar Saham Freeport

Padahal, lanjut dia, Obligasi ini termasuk jenis unsecured bond, yakni obligasi yang diterbitkan dengan kredit umum oleh peminjam. "Itu artinya investor percaya kepada Indonesia, kepada Inalum," ujarnya.

Ada tiga bank yang berperan menjadi BNP Paribas, Citi, MUFG. Sementara yang menjadi joint bookrunners adalah BNP Paribas, CIMB, Citi, Maybank, MUFG, SMBC Nikko dan Standard Chartered.

Inalum secara surat memang sudah menguasai 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Hal ini akan secara resmi, jika Inalum sudah melakukan transaksi pembayaran sebesar USD3,85 miliar atau setara Rp56 triliun kepada Freeport McMoRan Inc dan Rio Tinto. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini