Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sempat Menguat, IHSG Berakhir Turun 7 Poin ke 6.005

Mulyani , Jurnalis-Senin, 19 November 2018 |16:25 WIB
Sempat Menguat, IHSG Berakhir Turun 7 Poin ke 6.005
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini ditutup melemah. Meski sempat dibuka menguat, pasar saham Indonesia ditutup turun 7,05 poin atau 0,11% ke 6.005,29.

Menutup perdagangan, Senin (19/11/2018), ada 185 saham menguat, 188 saham melemah, dan 138 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp6,33 triliun dari Rp7,29 miliar lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat 0,27% ke Level 6.028

Indeks LQ45 turun 2,83 poin atau 0,3% menjadi 956,33, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 5,84 poin atau 0,9% ke 670,25, indeks IDX30 turun 6 poin atau 0,9% ke 670,09, dan indeks MNC36 turun 1,07 poin atau 0,3% ke 348,15.

Mayoritas sektor penggerak IHSG melemah dengan sektor infrastruktur memimpin pelemahan hingga 1,4%. Sementara itu sektor properti menguat 0,8%.

ihsg

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) naik Rp51 atau 33,77% ke Rp202, saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik Rp140 atau 7,61% ke Rp1.980, dan saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) naik Rp100 atau 6,54% ke Rp1.630.

Baca Juga: Menutup Pekan, IHSG Berhasil Bertahan di Level 6.000

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp650 atau 5,46% ke Rp11.250, saham PT Indika Energy Tbk (INDY) turun Rp120 atau 4,71% ke Rp2.430 dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp140 atau 4,27% ke Rp3.140.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement