nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IHSG Naik 1,16% di Pekan Pertama Desember

Mulyani, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 20:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 278 1988346 ihsg-naik-1-16-di-pekan-pertama-desember-fk04jkGd5O.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang meningkat sebesar 1,16% ke level 6,126.36 dari 6,056.12 pada pekan sebelumnya. Seiring dengan peningkatan IHSG, nilai kapitalisasi bursa selama sepekan juga mengalami peningkatan sebesar 1,17% menjadi sebesar Rp6.938,39 triliun dari Rp6.858,37 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Mengutip keterangan resmi BEI, Jumat (7/12/2018), rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan mengalami perubahan yaitu sebesar 10,96% menjadi Rp10,01 triliun dari Rp11,24 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Kemudian rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 2,27% menjadi 11,30 miliar unit saham dari 11,56 miliar unit saham dari pekan lalu dan untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI juga mengalami perubahan sebesar 2,90% menjadi 436,57 ribu kali transaksi dari 449,60 ribu kali transaksi dari pekan lalu.

Baca Juga:  IHSG Naik 10,86 poin ke 6.126 Sambut Akhir Pekan

Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp765 miliar di sepanjang pekan ini dan investor asing sepanjang tahun 2018 telah mencatatkan jual bersih mencapai Rp46,35 triliun.

Pada pekan ini, terdapat satu pencatatan obligasi, yaitu Obligasi Berkelanjutan III Summarecon Agung Tahap I Tahun 2018 yang diterbitkan oleh PT Summarecon Agung Tbk dengan nilai nominal Rp416.000.000.000 (SMRA03CN1), tingkat bunga 10,75% dan jangka waktu 3 tahun.

IHSG Menguat 0,57 Persen ke Posisi 6.152,86  

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 85 Emisi dari 49 Emiten senilai Rp101,49 Triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 377 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp417,81 Triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 114 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 98 seri dengan nilai nominal Rp2.369,85 Triliun dan USD300 juta. EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp10,00 Triliun.

Baca Juga: Jeda Makan Siang, IHSG Balik Menguat 0,33% ke 6.135

Selama sepekan, terdapat 2 Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI yang dilakukan oleh Komunitas INVESTA dalam rangka Live Co - Trading dan Peningkatan Keahlian Investor Lokal yang bertujuan untuk mendidik dan melatih para investor lokal yang diharapkan menjadi tulang punggung pasar modal. Anggota dari Komunitas ini kurang lebih 1200 orang dari berbagai daerah Indonesia mulai Papua sampai Batam, Aceh serta terdiri dari berbagai lapisan masyarakat dan profesi. Lalu, Perdagangan BEI dibuka dalam rangka Workshop Road to Go Public with Japnas yang bertemakan " Meningkatkan Daya Saing Dan Akselerasi Pertumbuhan Usaha Melalui Go Public " oleh Bayu Priawan Djokosoetono, Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini