Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

China Minta Kanada Bebaskan Bos Huawei, Begini Dalihnya

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 10 Desember 2018 |12:17 WIB
China Minta Kanada Bebaskan Bos Huawei, Begini Dalihnya
CFO Huawei Meng Wanzhou (Foto: Forbes)
A
A
A

BEIJING - China memperingatkan Kanada bahwa akan ada konsekuensi jika negara itu tak segera membebaskan Chief Financial Officer (CFO) Huawei Technologies Co Ltd Meng Wanzhou.

Meng ditahan di Kanada pada 1 Desember dan menghadapi ekstradisi ke Amerika Serikat (AS) dalam tuduhan menutupi terkait perusahaannya dengan perusahaan lain yang menjual peralatan ke Iran meski ada sanksi. Dia merupakan putri pendiri Huawei sehingga kasus ini pun menjadi isu besar bagi Pemerintah China.

Baca Juga: CFO Meng Wanzhou Ditangkap, Begini Respons Huawei

Jika diekstradisi ke AS, Meng akan menghadapi tuduhan konspirasi menipu sejumlah lembaga keuangan sesuai dengan dokumen yang dibacakan pengadilan Kanada. Dia pun menghadapi ancaman maksimal penjara 30 tahun untuk setiap dakwaan.

Belum ada keputusan yang tercapai tentang pemeriksaan ekstradisi setelah hampir enam jam saling berargumen. Pengadilan pun ditunda hingga Senin 12 Desember 2018. Dalam pernyataan singkat, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China menyatakan Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) China Le Yucheng mengeluarkan peringatan pada Duta Besar (Dubes) Kanada di Beijing untuk membebaskan Meng.

Kemenlu China memanggil Dubes Kanada untuk mengajukan protes keras. Juru Bicara Menlu Kanada Chrystia Freeland, Adam Austen menyatakan, tidak ada yang perlu dikatakan lagi selain yang telah dijelaskan Menlu Kanada sebelumnya.

Freeland menjelaskan, hubungan dengan China penting dan bernilai serta Dubes Kanada di Beijing telah menjamin China bahwa akses konsulat akan diberikan pada Meng. Saat ditanya tentang kemungkinan balasan China setelah penahanan CFO Huawei, Perdana Menteri (PM) Kanada Justrin Trudeau menyatakan Kanada memiliki hubungan sangat baik dengan Beijing. Penahanan Meng itu dilakukan Kanada atas Permintaan AS saat dia berpindah pesawat di Vancouver. Menurut Le, penahanan itu merupakan pelanggaran serius atas hak asasinya.

Baca Juga: CFO Huawei Meng Wanzhou Ditangkap, Bagaimana Hubungan AS-China?

“Langkah itu mengabaikan hukum, tidak masuk akal, dan sangat jahat. China dengan keras mendesak pihak Kanada segera membebaskan orang yang ditahan itu dan melindungi hak sahnya secara hukum, jika tidak, Kanada harus menerima tanggung jawab penuh untuk konsekuensi seriusnya,” tutur Le dilansir Reuters , “Ada kemungkinan pembekuan oleh China untuk kunjungan dan pertukaran tingkat tinggi,” kata David Mulroney, mantan Dubes Kanada untuk China.

Mulroney menjelaskan, “Kemampuan perundingan perdagangan bebas akan dimasukkan dalam kotak es untuk sementara, tapi kita akan hidup dengan itu. Itu harga kesepakatan dengan negara seperti China.”

Harian People’s Daily melaporkan, meski China tidak akan menyebabkan masalah, tapi Beijing juga tidak takut masalah dan tidak seorang pun bisa meremehkan tekad China dalam kasus itu.

“Hanya jika pihak Kanada membenahi kesalahannya dan segera berhenti melanggar hukum dan hak sah warga China serta memberi perhitungan yang lebih baik pada warga China, mereka bisa menghindari membayar mahal untuk ini,” ungkap tajuk harian itu.

Penahanan Meng dilakukan bersamaan harinya saat Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden China Xi Jinping di Argentina untuk mencari cara menyelesaikan perang dagang antara kedua negara.

“Kami melacak perkembangan kasus ini dan merujuk Anda pada pengajuan Mahkamah Agung British Columbia,” kata pejabat Departemen Luar Negeri (Deplu) AS secara anonim.

Kabar penangkapan Meng mengguncang pasar saham dan memicu kecaman dari otoritas China. Meski demikian, Trump dan para penasihat ekonominya mengabaikan pentingnya kasus ini pada perundingan perdagangan setelah kedua pemimpin sepakat menghentikan sementara tarif. Juru bicara Huawei menyatakan perusahaan yakin sistem hukum Kanada dan AS akan mencapai kesimpulan yang tepat. Perusahaan menyatakan pihaknya mematuhi semua kontrol ekspor, peraturan sanksi dan regulasi lain.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement