Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Diprediksi Menguat ke 6.230-6.320

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 10 Januari 2019 |08:10 WIB
IHSG Diprediksi Menguat ke 6.230-6.320
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan hari ini. Pasar saham Indonesia ditaksir menguat ke level 6.230-6.320.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, diperdagangan kemarin IHSG ditutup menguat 9,39 poin atau 0,14% menuju 6.272,23. Dia menilai, IHSG memasuki fase re-akumulasi dimana secara teknikal terlihat sulit naik, namun ternyata saham-saham blue chips banyak mengalami akumulasi.

“Sinyal penguatan secara teknikal belum muncul, maka saham-saham blue chips masih belum waktunya direkomendasikan untuk trading jangka pendek. Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 6.230-6.320,” tulis dia dalam risetnya, Kamis (10/1/2019).

Baca Juga: Bertahan di Zona Hijau, IHSG Ditutup di Level 6.272

Adapun beberapa rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini antara lain:

-Saham ASRI menguat membentuk golden cross. Rekomendasi: buy 340, TP 350 s/d 370 (swing), stop loss <320.

-Saham BBRI mengkonfirmasi pola hammer pada perdagangan 2 hari yang lalu dengan posisi harga di atas MA5. Jika bertahan di atas support MA ini maka kenaikan akan berlanjut. Rekomendasi: buy 3.700-3.730, TP 3.900, stop loss <3.600.

IHSG Menguat 0,57 Persen ke Posisi 6.152,86  

-Saham TINS membentuk support baru pada 800. Jika terjadi koreksi namun tidak breakdown support ini maka kenaikan masih akan berlanjut. Rekomendasi: buy on support 800 s/d 820, TP 900, stop loss <785.

-Saham WIKA mengindikasikan kenaikan yang masih berlanjut dengan harga saham yang rebound dari support MA5 (bagian dilingkari). Rekomendasi: buy on support 1.840, TP 1.900 s/d 2.000 (swing), stop loss <1.750.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement