nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nippon Indosari Corpindo Buyback 79,66 juta Saham

Senin 14 Januari 2019 13:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 14 278 2004125 nippon-indosari-corpindo-buyback-79-66-juta-saham-ZcQLKjPlHw.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) menyampaikan telah melakukan pembelian saham kembali atau buyback sebanyak 79,66 juta saham sejak Juli 2018 hingga September 2018. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Corporate Secretary Nippon Indosari Corpindo Sri Mulyana mengatakan, buyback 79,66 juta saham setara dengan 12,87% dari target buyback yang ditetapkan perseroan yakni sebanyak 618,64 juta saham atau 10% dari modal yang disetor penuh. Kemudian sisa biaya pembelian kembali saham yakni sebesar Rp10,77 miliar.”Buyback ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dalam mengelola modal perseroan secara jangka panjang,”ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Senin (14/1/2019).

Baca Juga: Ajukan Keberatan ke KPPU, BEI Tunggu Laporan Sari Roti

Perdagangan saham ROTI pada Jumat akhir pekan kemarin, tercatat ditutup stagnan di harga Rp12,00 per saham. Pada 9 Januari lalu, saham ROTI sempat naik 20 poin atau 1,67% ke Rp12,20. Di kuartal tiga 2018, ROTI membukukan penjualan senilai Rp1,98 triliun atau tumbuh 8,79% dari posisi Rp1,82 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan paling banyak berada di wilayah tengah Indonesia senilai Rp1,63 triliun. Lalu, disusul oleh wilayah barat dan timur masing-masing senilai Rp214,19 miliar dan Rp72,21 miliar.

ihsg

ROTI juga mengantongi penjualan dari Filipina senilai Rp60,39 miliar per September 2018, naik 88% dari posisi Rp32,11 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan juga mengungkapkan, penjualan paling banyak adalah roti tawar sekitar 76% atau setara Rp1,51 triliun. Kemudian, disusul oleh roti manis, kue dan lain-lain masing-masing senilai Rp845,3 miliar, Rp88,05 miliar dan Rp5,09 miliar. Sementara itu, penjualan ROTI kepada distributor atau peritel modern telah mencapai 64,73% dari total penjualan. Peritel itu adalah PT Indomarco Primatama dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. masing-masing sebesar 38,09% dan Rp26,64%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini