CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tendah pada perdagangan Kamis, di tengah dolar perusahaan AS.
Melansir Reuters, Jumat (18/1/2019), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun USD1,50 atau 0,12% menjadi ditutup pada USD1.229,30 per ounce.
Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya bertahan hampir tidak berubah pada 96,08. Ketika dolar naik atau tetap kuat, itu akan menekan emas, karena logam kuning menjadi kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp2.000/Gram
Sementara itu, Dow Jones Industrial Average AS berhasil mempertahankan wilayah positif menuju penutupan pasar emas berjangka, dan memulai rally kemudian atas optimisme perdagangan China.