nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Bos Nissan Ghosn Tawarkan Saham hingga Paspor untuk Jaminan

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 22 Januari 2019 11:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 22 320 2007703 mantan-bos-nissan-ghosn-tawarkan-saham-hingga-paspor-untuk-jaminan-vNKbj7J7Pr.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

TOKYO – Mantan Chairman Nissan Motor Co Carlos Ghosn menawarkan sahamnya di Nissan sebagai jaminan, menyerahkan paspor, dan mengajukan pelacak elektronik sebagai bagian dari upayanya meyakinkan pengadilan Tokyo agar memberinya pembebasan bersyarat.

Saat ini Ghosn menunggu pengadilan untuk berbagai dakwaan penyelewengan keuangan. Ghosn dipenjara sejak dia ditahan pada 19 November. Dia meminta Pengadilan Distrik Tokyo untuk kedua kali agar memberinya pembebasan bersyarat setelah permintaannya pekan lalu di tolak.

 Baca Juga: Kebobrokan Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Kembali Terungkap

Pemeriksaan dijadwalkan pada Senin (21/1) malam di Tokyo. Dia bersedia menawarkan jaminan lebih tinggi untuk bisa bebas dan tetap berada di apartemen di Tokyo yang disewa keluarganya. Tidak dijelaskan secara rinci berapa nilai jaminan yang ditawarkannya.

“Saya masih meringkuk di pusat penahanan, 64 hari setelah saya ditahan, tanpa ada kemungkinan pembebasan,” kata Ghosn dalam pernyataan yang dirilis dilansir Reuters .

“Saat pengadilan mempertimbangkan aplikasi pembebasan bersyarat saya, saya ingin menekankan bahwa saya akan tetap di Jepang dan menghormati semua dan apa pun syarat pembebasan yang diberikan Pengadilan,” ujarnya.

Ghosn menyangkal tiga dakwaan penyalahgunaan keuangan oleh otoritas Jepang, termasuk tidak menyebut semua pendapatannya selama delapan tahun dan dengan sementara memindahkan kerugian keuangan pribadi kepembukuan Nissan. Pengadilan Tokyo pekan lalu menolak aplikasi pembebasan bersyaratnya karena khawatir dia akan terbang ke luar negeri.

 Baca Juga: Nissan Akan PHK 700 Pekerja

Ghosn berencana pergi ke Prancis jika dibebaskan dan kembali ke Jepang untuk mengikuti pengadilan, tapi dia kini ingin tetap berada di Jepang, menurut keterangan sumber yang mengetahui masalah itu.

“Saya akan menghadiri pengadilan saya tidak hanya karena saya secara hukum wajib melakukannya, tapi karena saya ingin memiliki peluang membela diri saya sendiri. Saya tidak bersalah dalam berbagai tuduhan pada saya,” kata Ghosn. (Syarifudin)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini