Swasta Didorong Terlibat Bangun Pelabuhan

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 320 2008706 swasta-didorong-terlibat-bangun-pelabuhan-isV425sC0X.jpg Proyek Pelabuhan (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA – Peran swasta dioptimalkan untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur di sektor kepelabuhanan melalui Kerjasama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU). Peran swasta sangat dibutuhkan mengingat anggaran pemerintah terbatas.

“Sementara kebutuhan pembangunan infrastruktur pelabuhan juga dibutuhkan dalam keterjangkauan wilayah,” ujar Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian perhubungan (Kemenhub) Raden Agus Purnomo dalam Market Consultation Rencana Pengembangan Pelabuhan Anggrek di Provinsi Gorontalo, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, peran swasta akan menjadi sangat penting dan diharapkan mampu menutup sisa kebutuhan pembangunan infrastruktur yang sudah ditargetkan pemerintah. “Ini dalam mendorong percepatan dan akselerasi pembangunan antar wilayah di Indonesia,” ujarnya.

 Baca Juga: Pelabuhan Kuala Tanjung Layani Ekspor Perdana Peti Kemas

Menurut dia, saat ini adalah momen badan usaha untuk lebih berperan di sektor infrastruktur, khususnya infrastruktur kepelabuhanan. Pemilihan kerja sama dengan pihak swasta melalui skema KPBU selain menutupi kebutuhan anggaran pemerintah di sektor ini, juga dalam mewujudkan ketersediaan infrastruktur yang berkualitas.

“Kerja sama melalui KPBU ini sifatnya kemitraan, pemanfaatan, dan dalam mengoptimalisasi pembangunan sehingga memiliki nilai strategis dan potensial bagi peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya.

Pelabuhan Anggrek akan di kembangkan setelah sebelumnya didahului dengan kerja sama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Kerja sama itu terkait perencanaan proyek KPBU berupa penyusunan studi pendahuluan. Saat ini kegiatan KPBU Pelabuhan Anggrek baru memasuki kegiatan market consultation yang merupakan bagian terintegrasi dalam penyusunan studi pendahuluan.

 Baca Juga: Daftar Pelabuhan yang Siap Diresmikan Presiden Jokowi

Kegiatan market consultation ini adalah lanjutan dari kegiatan public consultation yang dilaksanakan pada 15 Januari 2019 di Gorontalo. Adapun tujuan kegiatan market consultation untuk mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait dan penjajakan terhadap minat badan usaha dalam pengembangan serta pengoperasian Pelabuhan Anggrek melalui skema KPBU.

Pengelolaan Pelabuhan Anggrek saat ini masih di bawah Direktorat Perhubungan Laut melalui Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan. Pelabuhan ini memiliki panjang dermaga 303 meter dengan kedalaman 9 meter hingga 14 meter.

Pelabuhan ini juga dilengkapi dua lapangan penumpukan dengan luas gabungan 19.245 meter persegi dan kapasitas tampung 1.250 kontainer. (Ichsan Amin)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini