Rig Tenders Bukukan Kenaikan Pendapatan USD21,34 Juta

Jum'at 01 Februari 2019 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 01 278 2012354 rig-tenders-bukukan-kenaikan-pendapatan-usd21-34-juta-lybz5Plf4g.jpg Foto: Harian Neraca

JAKARTA - PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) mencatatkan laba komprehensif yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan sepanjang 2018 sebesar USD2,21 juta atau berbalik dari posisi rugi pada tahun sebelumnya sebesar Rp4,81 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Melansir Harian Neraca, Jakarta, Jumat (1/2/2019), emiten perkapalan ini berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 29,67% ke level USD21,34 juta dari USD16,45 juta pada tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut juga diikuti oleh kenaikan beban pokok sebesar 2,82% menjadi USD17,46 juta dari USD16,98 juta pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Dongkrak Kinerja Keuangan, Rig Tenders Perluas Pasar Baru

Adapun per segmennya, pendapatan dari pengangkutan batu bara masih mencatatkan kontribusi paling besar senilai USD21,27 juta ketimbang pendapatan dari lepas pantai sebesar USD62.314, atau masing-masing naik sebesar 29,78% dan turun sebesar 0,42% daripada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Rig Tenders Raih Pinjaman USD25 Juta

Saat ini perseroan terus mengeksplorasi jenis layanan yang berpotensi dan juga memberikan harga yang kompetitif untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas dari pelanggan. Bidang usaha RIGS saat ini untuk pengangkutan batubara, selanjutnya juga di bidang usaha lepas pantai sebagai penunjang eksplorasi, pengembangan dan gas bumi, serta dalam jasa lainnya seperti jasa boga, manajemen kapal, manajemen kru, dan jasa bunker.

Belum lama ini, perusahaan menyatakan sepakat berdamai dengan PT Petrus Indonesia terkait pelunasan tagihan sebesar USD71.935,50. Disebutkan, tagihan tersebut merupakan ekses dari surat somasi II yang dilayangkan Petrus Indonesia pada 17 Desember 2018 lalu. Pelunasan tagihan oleh Rig Tenders Indonesia otomatis membuat surat somasi yang dilayangkan oleh Petrus Indonesia dicabut.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini