Koordinator Direktorat Peng awasan Asuransi dan BPJS Ke sehatan Otoritas Jasa Ke uang an (OJK) I Wayan Wijana mengatakan saat ini penawaran asuransi wisata mayoritas dalam skema asuransi perjalanan saat membeli tiket pesawat.
Namun, kini dengan Jagawisata akan mendorong penetrasi melalui jaringan hotel dan tempat wisata lainnya. Bahkan menurutnya, produk ini siap berkompetisi dengan produk asuransi perjalanan lain
“Tidak apa berkompetisi karena pasarnya sangat besar..Masyarakat Indonesia masih jarang yang sengaja membeli asuransi, se mentara kultur masyarakat di luar negeri jus tru cari asuransi dulu. Karena itu, kita kerja sama dengan hotel yang akan menawarkan,” ujar Wayan.
Adapun kerja sama delapan perusahaan asuransi yang mem bentuk konsorsium dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Adapun delapan perusahaan asuransi yang tergabung dalam konsorsium ini yaitu PT Central Asia Finansial (Jagadiri), PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR), PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Staco Mandiri, PT Asuransi Jasa Raharja Putera, PT Equity Life Indonesia, PT Asuransi Binagriya Upakara, dan PT Asuransi Intra Asia.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.