nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Negara Asia Butuh Pilot Berlisensi FAA dengan Gaji Rp420 Juta/Tahun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 15:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 14 320 2017914 negara-asia-butuh-pilot-berlisensi-faa-dengan-gaji-rp420-juta-tahun-ospR0ONpck.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Kebutuhan akan pilot berkualitas di dunia termasuk Asia dan Indonesia akan terus berkembang. Tercatat, negara-negara di Asia sangat membutuhkan pilot dalam 10 tahun mendatang dengan gaji yang besar hingga USD300.000 atau setara Rp420 juta (kurs Rp14.000 per USD) setahun seperti China.

"Negara-negara di Asia seperti China membutuhkan pilot berlisensi Federal Aviation Administration (FAA)," kata Capt Gema Goeyardi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

"Indonesia negara kepulauan, memiliki banyak bandara ini akan mendorong general aviation lebih maju dalam 20 tahun ke depan," ujar pria yang juga Founder 14DAYPILOT Flight Academy LLC.

 Baca Juga: RI Kekurangan Pilot Helikopter

Soal faktor keamanan menjadi pilot dalam waktu cepat, Gema mengatakan, aturan di FAA ketat, tidak bisa kompromi dan memiliki standar tinggi. Meski demikian, dunia aviasi di AS tidak berbelit-belit. Siapa yang rajin, maka akan selesai lebih cepat karena tidak ada lagi faktor birokrasi.

"Adapun standar uji sangat jelas. Jadi secepat apa pun sekolahnya, selama memenuhi kualifikasi ujian, maka siswa berhak diuji. Jika memenuhi standar, maka license akan didapat," ujar Gema.

 

Adapun untuk lisensi private pilot FAA dalam waktu 14 hari dibanderol Rp300 juta. 14DAYPILOT salah satu sekolah pilot juga memiliki airline academy di mana pesertanya calon pilot muda yang ingin berkarier di maskapai dan akan menempuh pendidikan dari private pilot hingga commercial pilot multi engine instrument eating dalam waktu 120 hari dan dilanjutkan dengan type rating di Boeing 737NG atau Airbus A320.

Berbasis di California, AS, dengan murid dari seluruh dunia, 14DAYPILOT Flight Academy yang didirikan 2016 oleh Gema Goeyardi akan memastikan siswanya terbang setiap hari 3-5 jam, dengan fasilitas satu siswa satu pesawat serta dua senior instruktur. "Jadi bukan satu pesawat untuk bersama-sama," katanya.

Sementara itu, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan apresiasi atas pencapaian 14DAYPILOT Flight Academy LLC sebagai sekolah pilot pertama di dunia yang berhasil memecahkan rekor dunia dalam mencetak Commercial Pilot Instrument Rating tercepat di dunia hanya dalam 115 hari dengan license Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat (AS) yang diakui internasional.

 Baca Juga: 3 Kementerian Disarankan Buat Lembaga Baru Urusi Sekolah Penerbangan

Pilot Indonesia yang berhasil lulus dalam 115 hari adalah Farandi Angesti (19). "Penghargaan ini pencapaian tertinggi dan pertama oleh industri sekolah pilot dunia," kata Gema.

Sebagai gambaran, pada umumnya program pilot komersial di Indonesia memakan waktu 1-1,5 tahun, sementara di AS 6-9 bulan. Gema yang juga penemu metode accelerated flight training di 14DAYPILOT mengatakan, untuk mencetak lulusan pilot FAA dengan waktu cepat perlu bekerja ekstra keras dalam tim dan berkemampuan Bahasa Inggris mumpuni. "Kuncinya adalah motivasi untuk study super hard 12 jam setiap hari," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini