nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pacu Pertumbuhan Industri Gula Demi Tekan Volume Impor

Selasa 19 Maret 2019 11:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 19 320 2031995 pacu-pertumbuhan-industri-gula-demi-tekan-volume-impor-hwYQcQ9UNa.jpg Foto: Reuters

Sepanjang 2018, industri makanan dan minuman tumbuh mencapai 7,91 persen, sedangkan industri farmasi tumbuh 7,51 persen pada kuartal I tahun 2018. Tahun ini, industri makanan dan minuman diproyeksi tumbuh signifikan seiring peningkatan konsumsi karena adanya momen pemilihan umum, sedangkan kinerja industri farmasi terkatrol melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Kami optimis, pertumbuhan kedua sektor itu mampu di atas 7-8 persen pada tahun 2019,” jelasnya.

Untuk itu, dalam menjaga keberlanjutan produktivitas di sektor industri, Kemenperin terus berupaya memastikan ketersediaan bahan baku. Selama ini, aktivitas manufaktur konsisten memberikan efek berantai bagi perekonomian nasional, di antaranya melalui peningkatan pada nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal, dan penerimaan devisa dari ekspor.

Dalam upaya peningkatan produksi gula, pemerintah tidak hanya tergantung pada peran pabrik gula atau off-farm, namun peran dari sisi para petani tebu atau on-farm yang pengaruhnya sangat besar. “Petani tebu diyakini bisa memberikan kontribusi besar dalam pemenuhan kebutuhan gula nasional karena hasil tebu yang berkualitas akan menghasilkan rendemen gula yang tinggi,” imbuhnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2010 yang direvisi menjadi Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Negatif Investasi, setiap pembangunan pabrik gula baru wajib terintegrasi dengan perkebunan tebu.

“Petani tebu memegang peranan sangat besar dalam industri ini, sehingga pemerintah perlu memberikan stimulus bagi petani tebu agar tetap bergairah dalam menanam tebu dan tidak beralih ke tanaman lain yang dikhawatirkan akan semakin menurunnya produksi gula nasional,” ujar Airlangga.

Menperin menambahkan, pembangunan pabrik gula baru juga diharapkan dapat memberikan dampak yang positif kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah pabrik, yaitu kesejahteraan ekonomi yang meningkat. Termasuk di dalamnya sopir-sopir tebu yang turut serta membantu kelancaran operasi pabrik gula dan juga masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik gula.

“Kami terus mendorong agar pabrik gula dan petani dapat berupaya optimal meningkatkan produksi tebu dan gula sehingga berkontribusi pada pengembangan industri gula nasional dan pemenuhan gula nasional,” tandasnya.

(fbn.-)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini