nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Jatuh Pasca-The Fed Tahan Suku Bunga

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 21:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 21 278 2033315 wall-street-jatuh-pasca-the-fed-tahan-suku-bunga-FxpwkTg8Aq.jpg Foto: Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis waktu AS. Setelah Federal Reserve memutuskan untuk menahan kenaikan suku bunga tahun ini, hal ini juga menandai perlambatan ekonomi yang diperkirakan.

Melansir Reuters, Kamis (21/3/2019), Dow Jones Industrial Average turun 57,23 poin atau 0,22% pada pembukaan menjadi 25.688,44. S&P 500 dibuka lebih rendah sebesar 4,51 poin atau 0,16% pada 2.819,72. Nasdaq Composite turun 23,54 poin atau 0,30% menjadi 7.705,43 pada bel pembukaan.

Baca Juga: Bursa Saham AS Mixed usai The Fed Tahan Suku Bunga

Setelah menurunkan perkiraan pertumbuhan, pengangguran, dan inflasi AS, para pembuat kebijakan mengatakan patokan suku bunga The Fed kemungkinan akan tetap pada level saat ini antara 2,25% dan 2,50% setidaknya sepanjang tahun ini.

"Faktor ketakutan di sini adalah seberapa lemah tepatnya ekonomi, seberapa takutnya The Fed pada saat ini, karena untuk membuat pergantian 180 derajat seperti yang mereka lakukan adalah signifikan," kata Kepala Ekonom Spartan Capital Securities Peter Cardillo.

Saham pemberi pinjaman A.S, yang sensitif terhadap suku bunga, jatuh dalam perdagangan. Citigroup Inc, Bank of America Corp dan JPMorgan Chase & Co masing-masing turun sekitar 1%.

Namun, harapan The Fed sebagian besar tetap dovish dan harapan resolusi untuk perang perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China telah mendorong rally di saham tahun ini, dengan S&P 500 sekarang sekitar 4% dari rekor penutupan tertinggi pada September.

Baca Juga: Wall Street Lesu Tunggu Keputusan The Fed

Investor sekarang akan terus mencermati pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China ketika para pejabat tinggi AS melakukan perjalanan ke Beijing untuk melanjutkan negosiasi.

Presiden Donald Trump memperingatkan dapat meninggalkan tarif pada barang-barang China untuk periode substansial, memastikan bahwa Beijing mematuhi setiap perjanjian perdagangan.

Di antara saham, Biogen Inc jatuh 26,5%, setelah pembuat obat dan mitra Jepangnya, Eisai Co Ltd, mengatakan mereka akan menghentikan dua studi yang menguji obat Alzheimer. Micron Technology Inc naik 3,2%, setelah pembuat chip itu mengatakan pihaknya melihat pemulihan di pasar chip memori datang.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini