Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Caplok 21st Century Fox, Disney Raksasa Hiburan

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 21 Maret 2019 |10:02 WIB
Caplok 21st Century Fox, Disney Raksasa Hiburan
Foto: Koran Sindo
A
A
A

Tangan Dingin Bob Iger

Disney merupakan perusahaan film animasi besar di dunia. Robert A Iger atau populer dengan panggilan Bob Iger adalah orang penting sekaligus pendobrak strategi baru The Walt Disney Company. Kesuksesan Iger dalam mengelola Walt Disney dimulai dengan proses yang cukup panjang.

Setelah lulus dari Ithaca College dengan gelar Bachelor of Science Degree in Television & Radio, dia mengikuti passionnya untuk terjun dalam dunia pertelevisian. Pria kelahiran Oceanside, New York, 10 Februari 1951 ini pun menjadi pembaca ramalan cuaca di sebuah televisi lokal.

Ingin mengubah nasib menjadi lebih baik, Iger kemudian mencoba mengadu peruntungan di tempat lain. Dia diterima bekerja di stasiun TV ABC pada 1974. “Di tempat ini, karier saya terus melejit. Awalnya saya bekerja sebagai supervisor studio, kemudian menduduki jabatan presiden stasiun TV tersebut pada 1993-1996,” ujar Iger.

Menariknya, posisi presiden stasiun TV ABC yang ditempati Iger tidak bergeser, bahkan setelah Disney mengakuisisi ABC. Karier suami Willow Bay ini justru terus melesat karena dia justru ditunjuk sebagai president and chief operating officer Disney pada 2000-2005.

Pada 2005, Iger resmi menjadi chairman dan CEO Disney dan menggantikan Michael Eisner sebagai pejabat eksekutif setelah upaya sukses dan bantuan Roy E Disney untuk merombak manajemen perusahaan. Beberapa bulan sesudah dilantik menjadi CEO, Iger harus mengambil keputusan monumental, yakni membeli Pixar dengan saham seharga USD7,4 miliar.

(Syarifuddin)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement