JAKARTA - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) berhasil membukukan pendapatan Rp754,55 miliar pada 2018 atau tumbuh 73,12%, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp435,86 miliar. Sementara laba tahun berjalan perseroan tercatat senilai Rp110,15 miliar. Pencapaian itu tumbuh 143,48% dari Rp45,24 miliar pada 2017.
Baca Juga: Kapuas Prima Coal Beri Kupon Obligasi hingga 16,80%
Dilansir dari Harian Neraca, Jumat (29/3/2019), perseroan juga mencatat beban pokok pendapatan yang dikeluarkan perseroan senilai Rp482,90 miliar. Nilai itu naik 66,54% dari Rp289,96 miliar pada 2017. Total laba kotor yang dibukukan perseroan senilai Rp271,64 miliar pada 2018. Realisasi tersebut naik 86,20% dari Rp145,89 miliar pada 2017. Di sisi lain, posisi liabilitas perseroan naik 212,48% secara tahunan pada 2018. Total liabilitas naik dari Rp233,36 miliar pada 2017 menjadi Rp729,20 miliar pada 2018.
Sementara itu, total ekuitas tercatat senilai Rp588,13 miliar per akhir 2018. Jumlah tersebut naik 22,83% dari Rp478,81 miliar pada 2017. Adapun, total aset yang dimiliki senilai Rp1,34 triliun per akhir tahun lalu. Nilai itu tumbuh 84,98% dari Rp712,17 miliar pada akhir 2017. Tahun ini, emiten pertambangan batu bara ini mengalokasikan belanja modal atau capex sebesar USD10 juta. Belanja modal tersebut utamanya akan digunakan untuk pengadaan alat berat.

Direktur Keuangan Kapuas Prima Hendra Susanto William pernah mengatakan, sejatinya perusahaan untuk dua tahun ke depan menyediakan capex sebesar USD50-USD60 juta. "Sekitar USD10 juta akan digunakan tahun ini untuk pengadaan alat berat seperti excavator, dump truck, dana alat bor. Sisanya masih belum bisa dijabarkan secara mendetail," kata Hendra.
Dijelaskannya, ZINC akan melakukan penambahan armada dump truck yang di mana sekitar 60%-nya digunakan untuk proses hauling dari tambang ke pelabuhan. Sedangkan sisanya penggunaan di dalam tambang untuk memindahkan bahan baku dari areal tambang ke pabrik. Kemudian di tahun ini, perseroan menargetkan produksi batu bara sebanyak 450 ribu ton ore atau naik 28,57% dari realisasi tahun lalu.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.