Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Saham Capri Satu Nusa Properti Naik 24% di Perdagangan Perdana

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Kamis, 11 April 2019 |09:49 WIB
Saham Capri Satu Nusa Properti Naik 24% di Perdagangan Perdana
IPO Capri Nusa Satu Properti (Foto: Yohana/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Capri Satu Nusa Properti Tbk resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada perdagangan hari ini, Kamis (11/4/2019). Emiten berkode saham CPRI tersebut jadi perusahaan ke-9 yang melantai di 2019.

Dalam aksi korporasi ini, perusahaan melepas 683.375.000 lembar saham atau sebesar 28,08% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. 

Baca Juga: IPO, Menteng Heritage Patok Harga Rp105 per Saham

Pada pembukaan perdagangan, saham CPRI naik 24% atau 30 poin ke level Rp155. Saham CPRI ditransaksikan sebanyak 89 kali dengan volume sebanyak 181.650 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp2,78 miliar.

"Momen ini merupakan awal perjalanan Capri Nusa untuk melangkah sebagai perusahaan publik yang accountable, transparan dan bertanggung jawab kepada seluruh investor, masyarakat dan seluruh stakeholder terkait,” ujar Direktur Utama Capri Satu Nusa Properti Jansen Surbakti dalam pembukaan perdagangan di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

ihsg

Jansen menyatakan, dana yang diperoleh dari IPO akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan proyek convention center dan perkantoran di Jatiwaringin, Jakarta Timur. Selain itu, untuk pembangunan resort and spa berstandar internasional di Nusa Penida, Bali.

"Komposisi pemanfaatan dana IPO mencakup 50% untuk proyek resort, sebesar 40% untuk proyek perkantoran, 10% untuk modal kerja," katanya.

Adapun dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk UOB Kay Hian sebagai penjamin emisi pelaksana efek (underwritter).

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement