nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rini Tegaskan Tidak Ada Suntikan Dana Tambahan untuk Holding Penerbangan

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 15 April 2019 11:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 15 320 2043631 menteri-rini-tegaskan-tidak-ada-suntikan-dana-tambahan-untuk-holding-penerbangan-NNdGf6tLlt.jpg Foto: Menteri BUMN Rini Soemarno (Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak meminta suntikan dana ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu), untuk pembentukan holding penerbangan.

"Tidak ada permintaan suntikan dana, tidak ada sama sekali. Kemarin di 2018 untuk APBN 2019, permintaan modal itu kita minta untuk PLN karena masih banyak pembangunan transmisi yang harus dilakukan dan untuk Hutama Karya hanya dua itu. Jadi tidak ada permintaan tambahan dana," ujarnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (15/4/2019).

Dia menuturkan, surat ke beberapa kementerian itu untuk bertukar pikiran. Di mana pada dasarnya holding penerbangan itu dilakukan dengan membuat analisa.

Baca Juga: Holding BUMN Penerbangan Bikin Ribuan Karyawan Angkasa Pura Resah

"Jadi, kita melakukan analisa. Analisa itu kita undang Kemenkeu, Kemenkumham, kalau infrastruktur holding untuk konstruksi kita undang Kementerian PUPR. Kalau urusan penerbangan kita undang Kementerian Perhubungan, seperti itu normal. Ttidak ada yang out of the ordinary," tutur dia

Dia menambahkan, dirinya terus mempelajari mengenai rencana holding penerbangan. Hal itu dilakukan untuk keuntungan BUMN

"Kita pelajari adalah neraca dari perusahaan ini, karena holding dibentuk tidak terlepas untuk melihat neracanya lebih besar, sehingga kita bisa melakukan investasi yang lebih banyak," kata dia.

Baca Juga: Menteri Rini Mau Bentuk Holding Penerbangan, Ini Catatan Menhub

Sebelumnya, beredar surat bersifat rahasia Menteri BUMN Rini Soemarno ke Menteri Keuangan Sri Mulyani soal pembentukan Holding BUMN Penerbangan diduga bocor.

Surat tertanggal 25 Maret 2019 tersebut berisikan Rancangan Peraturan Pemerintah dan Kajian Pembentukan Holding BUMN Sarana dan Prasarana Perhubungan Udara.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini