JAKARTA - Generasi Z yang merupakan generasi post millennials, yang lahir saat tempaan krisis akhir 90-an mendera dunia ini menjadi pasar baru bagi industri properti. Pasalnya, saat ini mereka sudah memasuki usia 21 tahun yang artinya sudah bisa mencicil rumah.
Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan mengatakan, sudah waktunya Gen Z ini bisa mengatur keuangannya. Misalnya dengan menerapakan 10-20-30-40 alias 10% dana darurat, 20% tabungan dan investasi, 30% hutang produktif, 40% kebutuhan hidup.
Melihat proporsinya bahwa mulai dengan dana darurat dan tabungan, bukan sebaliknya.Porsi tersebut penting agar terbiasa mengalokasikan di awal dan bukan dari sisa gaji.
“Jujur saja bahwa ‘menabung dari sisa gaji’ jarang terwujud karena sering tak ada sisanya kan?” ujarnya dikutip dari halaman Rumah.com, Minggu (21/3/2019).
Hal tersebut pula yang dijadikan patokan bagi Marko Hadi Irawan salah satu pemuda keliharan 1998. Ia adalah angkatan pertama Generasi Z yang merupakan generasi post millennials, yang lahir saat tempaan krisis akhir 90-an mendera dunia termasuk Indonesia.