nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Generasi Z Ingin Beli Rumah, Berikut Tipsnya

Minggu 21 April 2019 09:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 18 470 2045269 generasi-z-ingin-beli-rumah-berikut-tipsnya-zz53SnYxIr.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Generasi Z yang merupakan generasi post millennials, yang lahir saat tempaan krisis akhir 90-an mendera dunia ini menjadi pasar baru bagi industri properti. Pasalnya, saat ini mereka sudah memasuki usia 21 tahun yang artinya sudah bisa mencicil rumah.

Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan mengatakan, sudah waktunya Gen Z ini bisa mengatur keuangannya. Misalnya dengan menerapakan 10-20-30-40 alias 10% dana darurat, 20% tabungan dan investasi, 30% hutang produktif, 40% kebutuhan hidup.

Melihat proporsinya bahwa mulai dengan dana darurat dan tabungan, bukan sebaliknya.Porsi tersebut penting agar terbiasa mengalokasikan di awal dan bukan dari sisa gaji.

“Jujur saja bahwa ‘menabung dari sisa gaji’ jarang terwujud karena sering tak ada sisanya kan?” ujarnya dikutip dari halaman Rumah.com, Minggu (21/3/2019).

Hal tersebut pula yang dijadikan patokan bagi Marko Hadi Irawan salah satu pemuda keliharan 1998. Ia adalah angkatan pertama Generasi Z yang merupakan generasi post millennials, yang lahir saat tempaan krisis akhir 90-an mendera dunia termasuk Indonesia.

Secara hukum mereka sudah dianggap cakap bertindak atas nama diri sendiri: bekerja, berpenghasilan, menabung, berinvestasi, dan mengelola hutang. Inilah saatnya Gen Z sudah harus membangun relasi yang sehat antara dirinya dengan uang.

“Sambil berkuliah, saat ini saya juga bekerja di suatu perusahaan berbasis online. Saya punya penghasilan setara Upah Minimum Regional (UMR), dan selalu menguatkan diri untuk menyisihkan minimal Rp500 ribu per bulan untuk tabungan,” ujar Marko

Ia mengakui, tujuan dari tabungan yang ada saat ini adalah untuk menikah, sambil menyelesaikan studi dua tahun lagi. “Tantangan semakin hari semakin banyak. Jadi sebagai Gen Z, saya harus pandai memprioritaskan sesuatu. Kalau tidak demikian, bagaimana saya mewujudkan berbagai impian?” katanya lagi.

Pasca menikah, Marko berencana untuk membeli rumah. Sebab targetnya, hanya menumpang di rumah mertua selama satu tahun saja.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini