Astra hingga Sampoerna Jadi Pilihan Saham pada Perdagangan Hari Ini

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 29 April 2019 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 29 278 2049291 astra-hingga-sampoerna-jadi-pilihan-saham-pada-perdagangan-hari-ini-rsfdLIO9da.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dihantui sentimen data ekonomi serta rilis laporan keuangan kuartal pertama 2019 yang rata-rata sudah sesuai ekspektasi investor atau di bawah ekspektasi investor.

Associate Director Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus lebih melihat potensi penurunan IHSG selama sepekan.

Menurutnya banyak sentimen penyebab pelemahan IHSG pada pekan ini. Salah satunya kekhawatiran para pelaku pasar dan investor terhadap laporan keuangan emiten di China yang saat ini menunjukkan data kurang baik.

Hal tersebut juga merupakan salah satu dampak akibat dari perang dagang antara Amerika dan China. “Pergerakan IHSG sepertinya akan berada di 6.375-6.435 dengan potensi pergerakan mixed,” ujarnya.

Baca Juga: Pergerakan IHSG Masih Dihantui Sentimen Ekonomi Global

Berikut pilihan saham yang direkomendasikan pada hari ini:

PT Astra International Tbk (ASII) menjadi Maximilianus Nico Demus. Menurutnya, valuasi saham ASII masih akan mengalami penguatan dalam jangka panjang. Hal ini diperkuat setelah perseroan merilis kinerja perusahaan serta anak per - usahaannya pada kuartal I-2019.

Presiden Direktur ASII Prijono Sugiarto menilai, kinerja Grup Astra cukup baik didukung oleh peningkatan kontribusi dari beberapa unit bis nis grup, seperti jasa keuangan, kontraktor penambangan, serta bisnis tam - bang emas yang baru diakuisisi.

Ke depan masih ada tantangan pada lemahnya permintaan dan ketatnya persaingan di pasar mobil serta penurunan harga komoditas, seperti crude palm oil.

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) menjadi pilihan analis OCBC Sekuritas Liga Maradona.

Pilihan pada emiten rokok ini setelah perseroan mencatatkan kinerja keuangan relatif stagnan sepanjang kuartal I/2019. Pendapatan perusahaan tumbuh 2,89% secara tahunan menjadi Rp23,81 triliun dibanding periode sama tahun lalu senilai Rp23,14 triliun. 

Baca Juga: Pagi Ini, IHSG Tertekan ke Level 6.388

Meski laju pertumbuhan pendapatan relatif stabil, laba bersih perusahaan masih tumbuh baik sebesar 8,35% year on year (yoy) menjadi Rp3,29 triliun dari sebelumnya Rp3,03 triliun. Hanjaya Mandala Sampoerna juga mengantongi margin bersih sebesar 13,8% da ri kuartal I/2018 yang tercatat 13,11%.

PT United Tractors Tbk (UNTR) menjadi saham pilihan analis BNI Sekuritas Dessy Lapagu.

Hal ini sejalan dengan pencapaian kinerja operasional sektor komoditas batu bara pada umumnya. Kinerja UNTR hingga periode Februari 2019 masih sejalan dengan sejumlah target yang di pasang perseroan tahun ini.

Dalam laporan perkembangan operasional per Februari 2019, UNTR melaporkan produksi unit usaha perseroan di bidang kontraktor penambangan melalui PT Pamapersada Nusantara (PAMA) merealisasikan volume produksi batu bara 19,7 juta ton pada Januari–Februari 2019.

Pencapaian itu naik dari 17,3 juta ton pada periode yang sama tahun lalu. Volume pekerjaan pemindahan tanah juga tercatat tumbuh dua digit.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini