nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turun 1,82%, Jumlah Wisman Capai 1,34 Juta pada Maret 2019

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 15:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 02 320 2050629 turun-1-82-jumlah-wisman-capai-1-34-juta-pada-maret-2019-dRTnxYZPQw.jpeg Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sebanyak 1,34 juta pada Maret 2019. Jumlah tersebut mengalami penurunan 1,82% dibandingkan kunjungan wisman pada Maret 2018 yang sebanyak 1,36 juta.

Kendati demikian, bila dibandingkan dengan Februari 2019 jumlah tersebut mengalami peningkatan 5,9% dari sebelumnya 1,26 juta wisman.

"Trennya bulan Maret memang selalu lebih tinggi dari Februari karena jumlah hari di Maret lebih banyak dibandingkan Februari," ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Baca Juga: Menteri Bambang Minta Jakarta Jadi Kota Wisata

Adapun jumlah kunjungan wisman ke Indonesia di awal tahun 2019 terbanyak melalui udara yakni 765,7 ribu, jalur laut sebanyak 384,8 ribu, dan jalur darat sebanyak 188 ribu. Pada pintu masuk udara jumlah kunjungan terbanyak pada Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali dengan jumlah 441,7 ribu dari bulan sebelumnya yang 436,3 ribu wisman.

Kemudian pada Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang jumlah wisman mencapai 219,2 ribu dari Februari 2019 yang sebanyak 195,8 wisman. Adapun pada Bandara Internasional Lombok terjadi penurunan tipis yakni dari 3.588 jadi 3.583 wisman.

wisatawab

Sementara untuk jalur laut melalui pelabuhan Batam menjadi yang terbanyak yakni 173,9 ribu, kemudian pelabuhan Tanjung Uban sebanyak 53 ribu dan pelabuhan Tanjung Pinang sebanyak 15,9 ribu kunjungan.

Melalui jalur darat terbanyak di Jayapura yakni 3,8 ribu wisman, lalu di Atambua sebanyak 6,7 ribu serta di Entikong sebanyak 2,4 ribu. Sementara untuk kunjungan wisman menurut kebangsaan, Malaysia menjadi yang terbanyak dengan total 281,4 ribu pengunjung. Kemudian disusul Singapura sebanyak 110,3 ribu, China sebanyak 180,4 ribu, serta Filipina sebanyak 21,5 ribu kunjungan.

"Kita masih punya potensi yang besar, sehingga masih perlu banyak upaya untuk tarik wisman tidak hanya jumlahnya, tapi juga lama tinggal. Sebab spot pariwisata di Indonesia sangat luar bisa," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini