nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha ke Gubernur BI: Tolong Dikaji Suku Bunga Acuan Supaya Turun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 13:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 03 20 2051036 pengusaha-ke-gubernur-bi-tolong-dikaji-suku-bunga-acuan-supaya-turun-KZGbZJ5ZbE.jpeg Peluncuran Buku Bank Indonesia (Foto: Dkom BI)

JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menginginkan Bank Indonesia (BI) melonggarkan suku bunga acuan atau BI 7 Days Repo Rate sebesar 50 basis points (bps) pasca diumumkannya presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 22 Mei mendatang. Saat ini suku bunga acuan BI berada di level 6% sejak November 2018.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menyatakan, dunia usaha menyambut baik penyelenggaraan pemilu yang kondusif sehingga saat ini kepercayaan diri para pengusaha mulai pulih. Maka dengan kebijakan bunga yang rendah bisnis dapat berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Bankir Harap Suku Bunga Acuan BI di Bawah 5%

"Saat ini confidence-nya sangat tinggi, jadi BI harus mengambil posisi untuk memanfaatkan momentumnya BI bisa mengambil kesempatan pertama untuk mengoreksi itu. Untuk RDG (Rapat Dewan Gubernur) berikutnya tolong dikaji lagi untuk bisa turun dan ini akan positif," ujarnya dalam diskusi peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) yang juga dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Dia menilai, akan lebih tepat jika BI bisa menurunkan suku bunga acuan setidaknya sebanyak 50 bps pada tahun ini, meski dilakukan secara bertahap. Kata dia, penurunan suku bunga acuan akan semakin meningkatkan optimisme dunia usaha.

"Kalau bisa sampai 50 bps turunnya lebih bagus, jadi turun ke 5,5% atau bahkan ke 5% kalau bisa," ungkap dia.

bank indonesia

Hariyadi mengatakan, perbankan masih menjadi tumpuan utama para pengusaha untuk mendapatkan pendanaan dibandingkan pasar modal. Namun menurutnya, saat ini perbankan masih mengenakan bunga pinjaman yang tinggi sekitar 10%.

"Masalahnya sekarang perbankan dengan berbagai alasan tidak pernah mencapai apa yang diharapkan sektor riil, suku bunga lending masih double digit," kata dia.

Dia berharap, dengan suku bunga acuan turun maka dapat mendorong bunga pinjaman semakin rendah. Dengan demikian, pengusaha bisa lebih leluasa untuk mencari pendanaan dan menjalankan usaha.

"Kita berharap suku bunga bisa turun agar risiko kita juga lebih rendah dan bisnis bisa lancar," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini