JAKARTA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan 7 Mei 2019, memperpanjang kenaikan moderat untuk hari ketiga berturut-turut, karena anjloknya pasar saham AS meningkatkan daya tarik terhadap aset-aset safe haven.
Emas yang paling aktif untuk pengirinan Juni naik USD1,8 atau 0,14%, menjadi ditutup pada USD1.285,60 per ounce, dilansir dari Antaranews, Rabu (8/5/2019).
Baca Juga: Naik Rp1.000, Harga Emas Antam Dipatok Rp665.000/Gram
Indeks acuan bursa saham Wall Street turun lebih dari 2%, dengan indeks Dow Jones Industrial Average anjlok sekitar 500 poin di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya gesekan perdagangan global. Ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat investasi yang dinilai lebih aman.