JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada 18 Mei 2019, karena dolar AS yang lebih kuat menumpulkan daya tarik logam surga.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun USD10,5 atau 0,82%, menjadi menetap di USD1.275,7 per ounce, dilansir dari Xinhua, Sabtu (18/5/2019).
Baca Juga: Investor Berburu Investasi Aman, Harga Emas Naik
Indeks dolar AS, yang mengukur dolar terhadap enam rival, naik 0,12% menjadi 97,97 pada pukul 1730 GMT.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar menguat, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam dolar AS, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 15,1 sen, atau 1,04%, menjadi menetap di 14,388 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 13,3 dolar AS, atau 1,6%, menjadi ditutup pada 820,3 dolar AS per ounce.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.